Isuzu Tunda Peluncuran Model Baru di 2020, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Microbus Isuzu Traga dipamerkan dalam ajang GIIAS 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Microbus Isuzu Traga dipamerkan dalam ajang GIIAS 2019. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) merevisi sejumlah peluncuran kendaraan barunya yang semula sudah direncanakan sebelumnya, yang sebagian besar diakibatkan oleh pandemi virus corona.

    General Manager Marketing PT IAMI, Attias Asril mengungkapkan bahwa rencana untuk meluncurkan varian baru akan dijadwalkan ulang termasuk untuk implementasi Euro4. "Sudah pasti rencana peluncuran varian baru itu akan berubah jadwalnya. Paling terasa tentunya implementasi Euro4 juga ditunda 1 tahun dan itu juga berdampak kepada kita. Karena varian baru sudah ikut regulasi Euro4. Jadi peluncuran produk baru sudah pasti kita tunda," ungkap Attias Asril pada saat Ngobrol Virtual bersama Forum Wartawan Otomotif, Jumat 26 Juni 2020.

    Lebih lanjut, Attias mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi dari Gaikindo mengenai surat edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa implementasi Euro4 untuk kendaraan diesel itu di tunda sampai dengan April 2022.

    "Jadi di tunda satu tahun, karena mendengarkan berbagai macam pertimbangan juga termasuk audiensi dengan Gaikindo tentunya dalam situasi yang seperti ini banyak pembatasan aktivitas sehingga persiapan menuju Euro4 itu juga terhambat," kata dia.

    Selain implementasi Euro4 yang tertunda, Isuzu juga ternyata akan menunda peluncuran varian terbaru dari Isuzu MU-X sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

    Untuk kendaraan komersial Isuzu Traga, PT IAMI saat ini tengah mempersiapkan varian terbaru dengan menyegarkan berbagai sisi untuk Traga.

    "Kemungkinan kita akan siapkan beberapa varian baru untuk Traga. Tapi, saat ini untuk Traga masih dalam tahap studi divisi produk dan development. Jadi kita tunggu sajalah tanggal mainnya," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.