Penjualan SUV Mercedes-Benz Indonesia Geser Dominasi Sedan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz GLC rakitan Pabrik Wanaherang, Bogor, sudah bisa dipesan. Harga Rp 999 juta (off the road). 10 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama

    Mercedes-Benz GLC rakitan Pabrik Wanaherang, Bogor, sudah bisa dipesan. Harga Rp 999 juta (off the road). 10 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan Mercedes-Benz di Indonesia mengalami perubahan tren. Jika sebelumnya didominasi sedan, tahun ini tipe SUV menjadi tulang punggung penjualan merek premium asal Jerman tersebut.

    "Tahun ini paling laris justru model GLC, sebelumnya kan model C-Class atau sedan," ujar Deputy Director Sales Operation & Product Management MBDI, Kariyanto Hardjosoemarto dalam konferensi pers virtual, Kamis, 23 Juli 2020.

    Kariyanto menambahkan bahwa model SUV dari Mercedes-Benz belakangan memang meningkat. Hal itu juga sejurus dengan tren otomotif global.

    Meski begitu, pasar mobil premium, kata Kariyanto, secara umum mengalami penurunan selama pandemi. Penurunan market share Passenger Car juga berdampak signifikan kepada mobil premium.

    New Mercedes-Benz GLS 450 4MATIC AMG LINE ini dirakit secara lokal di pabrik Wanaherang. (Mercedes-Benz Indonesia)

    Sementara itu, ketersediaan stok Mercedes-Benz di Tanah Air disebut masih dalam batas aman. Ya, sekalipun saat masa PSBB, pabrik MBDI di Wanaherang, mengalami pembatasan karena menyesuaikan protokol kesehatan.

    "Pengaruhnya ada tapi tidak signifkan," ujarnya.

    Sebelum masa pandemi corona, kata dia, MBDI juga sudah memiliki banyak stok. Meski dia juga tak menampik, bahwa beberapa tipe tertentu sempat seret karena harus menunggu spare parts atau komponen dari luar negeri. "Tapi masih aman,"ujarnya.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Mercedes-Benz membukukan penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) Januari-Juni sebesar 784 unit (kendaraan penumpang). Sedangkan retailsales (dari dealer ke konsumen), mencapai 833 unit. Pada penjualan Juni, sudah mulai mendekati nornal dengan angka 138 unit atau lebih tinggi dibanding Januari yang hanya 122 unit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.