Catat, Indonesia Customs Show Hadir di Yogyakarta November Nanti

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor custom yang dipamerkan dalam acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Kemayoran, Jakarta, 23 April 2018. Motor Chopper milik Jokowi dan Cafe Racer milik Gibran juga mejeng di IIMS 2018. TEMPO/Fajar Januarta

    Motor custom yang dipamerkan dalam acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Kemayoran, Jakarta, 23 April 2018. Motor Chopper milik Jokowi dan Cafe Racer milik Gibran juga mejeng di IIMS 2018. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ajang pameran customs baru level nasional akan lahir di Yogyakarta, namanya Indonesia Customs Show atau disingkat ICS.

    Untuk pertama kalinya, event ICS akan dihelat pada 7-8 November 2020 di dua venue besar, yakni Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta sebagai venue utama dan Landasan Udara (Lanud) Adisucipto Yogya sebagai venue kedua.

    Mengusung tagline Bike & Car - Love & Dream, ICS 2020 akan hadir memberikan warna baru bagi pecinta customs tanah air dan mendukung pergerakan customs agar tumbuh dan berkembang.

    Direktur Pameran ICS 2020 B. Kunto Wibisono mengatakan event ini ingin menularkan budaya kreasi customs di masyarakat, terutama pecinta otomotif, untuk berinovasi dalam kehidupan sehari-hari.

    "Artinya, customs bisa diterapkan di setiap aktivitas, seperti cara berpikir untuk memberdayakan, mendaur ulang, atau memberi nilai tambah sebuah barang," ucapnya pada Kamis lalu, 30 Juli 2020.

    Penyelenggara ICS Yogyakarta 2020 pun menyatakan tak ingin budaya customs musiman seperti demam batu cincin, tanaman, atau ikan hias.

    Kunto menuturkan perkembangan dunia otomotif saat ini menunjukkan pertumbuhan atau tren yang positif. Muncul beragam komunitas otomotif, rumah produksi, bengkel, dan penyelenggaran event otomotif dengan beragam tema dan tingkatan skala, mulai dari skala lokal sampai internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.