SESM akan Dirikan Pabrik Perakitan Mobil Listrik di Batam

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zhejiang Today Sunshine New Energy Vehicle Industry Co, Ltd, dengan modal terdaftar pada 2014 senilai 150 juta adalah perusahaan yang mengintegrasikan R&D, produksi dan penjualan kendaraan listrik, terutama berkecepatan rendah. - Today Sunshine

    Zhejiang Today Sunshine New Energy Vehicle Industry Co, Ltd, dengan modal terdaftar pada 2014 senilai 150 juta adalah perusahaan yang mengintegrasikan R&D, produksi dan penjualan kendaraan listrik, terutama berkecepatan rendah. - Today Sunshine

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil listrik akan segera dirakit di Batam. Adalah PT Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) yang telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama perakitan mobil listrik (EV) dengan Today Sunshine, perusahaan pabrikan mobil asal Zhejiang, Cina.

    Nota kesepahaman ini merupakan kelanjutan dari pembicaraan kedua perusahaan selama 6 bulan terakhir untuk memperkuat core bisnis SESM di bidang energi baru dan terbarukan (EBT).

    Zulfian Mirza, Presiden Direktur PT Sumber Energi Sukses Makmur (SESM), mengaku antusias dengan kerja sama kedua belah pihak dan berharap bisa memulai produksi dalam waktu dekat.

    “Kerja sama ini akan memproduksi mobil listrik di segmen low-speed electric vehicles dengan kapasitas 5 penumpang sebanyak 10.000 unit per tahun,” ujar Zulfian seusai penandatanganan kerja sama secara virtual, dikutip dari rilis, Rabu, 12 Juli 2020.  

    Zulfian menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen SESM untuk terus mengembangkan EBT dan mengurangi emisi karbon. Untuk lebih lanjut, pihaknya mengatakan akan mengirim tim ke pabrik Today Sunshine di Cina menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19.

    Dia menuturkan, Batam dipilih sebagai lokasi pabrik dikarenakan kota tersebut sudah memiliki infrastruktur dan merupakan free trade area. Mobil listrik ini akan menggunakan teknologi baterai listrik dengan bahan baku yang akan diperoleh dari Sulawesi.

    Nick, perwakilan manajemen Today Sunshine, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kerja sama pertama internasional mereka di Indonesia. Today Sunshine adalah perusahaan swasta yang berdiri sejak 2014 lalu dan telah memproduksi sekitar 50.000 unit low-speed electric vehicles sejauh ini.

    Zhejiang Today Sunshine New Energy Vehicle Industry Co, Ltd, dengan modal terdaftar pada 2014 senilai ¥150 juta adalah perusahaan yang mengintegrasikan R&D, produksi dan penjualan kendaraan listrik, terutama berkecepatan rendah.

    Beberapa produk yang dihasilkan adalah mobil listrik baterai asam timbal, mobil listrik konfigurasi standard, mobil listrik konfigurasi penuh, mobil listrik baterai lithium, mobil listrik baterai lithium 120Ah, mobil listrik baterai lithium 150Ah, mobil listrik baterai lithium M1 72V DC, dan mobil listrik baterai lithium berkecepatan tinggi M2. 

    Today Sunshine menyatakan produknya telah dijual ke Meksiko, Italia, Dubai, Swedia, Spanyol, Yunani, Kuwait, Jerman, Republik Dominika, Republik Korea, Republik Austria, Qatar, hingga Bahrain.

    Selanjutnya, Direktur IPP Renewable SESM M Hamza menyampaikan perusahaan akan menindaklanjuti pengurusan semua perizinan menyangkut TKDN dan izin prinsip lainnya. Diharapkan pembangunan pabrik akan dapat di mulai pada tahun depan.

    SESM selain itu juga memiliki rencana pengembangan industri baterai di lokasi yang sama untuk mendukung kebutuhan baterai mobil listrik dan melihat dukungan pemerintah yang sangat besar untuk pembuatan baterai lokal dengan sumber bahan baku dari Sulawesi yang sangat besar.

    Perusahaan juga akan mengembangkan stasiun pengisian baterai mobil listrik di beberapa lokasi di kota besar Indonesia serta menyiapkan solar farm di beberapa titik di Jakarta untuk mendukung rencana tersebut.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.