VW Produksi Mobil Listrik SUV ID4 di Tiga Benua, Apa Saja?

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan perakitan mobil listrik Volkswagen (VW) model ID.3 di pabrik VW, Zwickau, Jerman, Selasa, 25 Februari 2020. Desain depan Volkswagen ID.3 tidak terdapat gril depan untuk masuknya udara, karena mobil ini mengenakan mesin listrik. REUTERS/Matthias Rietschel

    Pekerja menyelesaikan perakitan mobil listrik Volkswagen (VW) model ID.3 di pabrik VW, Zwickau, Jerman, Selasa, 25 Februari 2020. Desain depan Volkswagen ID.3 tidak terdapat gril depan untuk masuknya udara, karena mobil ini mengenakan mesin listrik. REUTERS/Matthias Rietschel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan otomotif Jerman Volkswagen atau VW bersiap memproduksi mobil listrik SUV (sport utility vehicle) ID4 di tiga pabrik beda benua.

    Ketiganya adalah pabrik Zwickau (Jerman) untuk melayani pasar Eropa, Shanghai (Cina) untuk pasar Asia, dan Chattanooga (Amerika Serikat) untuk konsumen AS.

    Mobil listrik ID4 tersebut akan diluncurkan di Jerman pada akhir September 2020, kemudian dijual di pasar Eropa, Cina dan Amerika Serikat.

    Pabrik VW Zwickau di Jerman Timur itu mulai memproduksi edisi pertama mobil listrik VW ID4 yang dibangun dengan konsep modular electric drive matrix (MEB).

    "Mengikuti ID3, mobil itu (ID4) menjadi model kedua berdasarkan modular electric drive matrix (MEB)," kata CEO VW Ralf Brandstaetter seperti dilansir Antara hari ini, Minggu, 23 Agustus 2020, dari Kantor Berita Xinhua.

    MEB adalah platform mobil modular yang dirancang VW untuk mobil listrik.

    Brandstaetter menjelaskan pabrik Zwickau memainkan peran kunci dalam peralihan sistem menuju e-mobilitas. VW pun mengubah pabrik itu menjadi elektro-mobilitas dengan investasi sekitar 1,2 miliar Euro.

    Konversi pabrik Zwickau itu dijadwalkan selesai tahun ini. Selanjutnya pada 2021 pabrik itu diharapkan mampu memproduksi 300 ribu mobil listrik.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.