Membelah Macetnya Jakarta dengan Teknologi Satu Pedal Nissan Kicks e-Power

Reporter

Nissan Kicks. TEMPO/Fardi Bestari

TEMPO.CO, JakartaSebelum menjajal sendiri Nissan Kicks e-Power, saya belum punya gambaran tentang teknologi One Pedal Operation. Bagaimana mungkin mobil dioperasikan hanya dengan satu pedal? Saya akan membedah fakta mobil dengan harga jual Rp 449 juta (on the road DKI Jakarta) ini. 

Teknologi satu pedal ini sebenarnya satu dari tiga mode berkendara yang dihadirkan Nissan Kicks e-Power. Dua mode di antaranya adalah ‘Normal’ dan ‘Eco’. Pengoperasiannya dengan menekan tombol yang berada di depan tuas transmisi. Posisinya persis di sebelah kiri tombol untuk mengaktifkan sistem penggerak listrik (EV).

Saat memilih mode One Pedal, di bawah indikator ‘D’ (indikator untuk berjalan) terdapat huruf ‘S’ berwarna hijau. Ketika huruf ‘S’ muncul, operasional mobil bisa dilakukan dengan satu pedal. Untuk mode ‘Normal’, hanya terdapat indikator ‘D’ saja. Sedangkan untuk pengemudian dengan mode ‘Eco’, maka di bawah ‘D’ akan terpampang ‘Eco’ dengan warna hijau.

Untuk 'D' atau pengemudian normal, Anda akan merasakan sensasi torsi instan dari motor listrik ke roda. Karena memang roda penggerak depan pada mobil ini digerakkan langsung oleh motor listrik, sama seperti sistem penggerak pada mobil listrik. Maka dari itu, Nissan menjanjikan sensasi berkendara 100 persen mobil listrik meski Kicks e-Power masih menggendong mesin bensin 1.2L tiga silinder. 

Sedangkan drive mode 'Eco' untuk pengemudian yang lebih hemat konsumsi baterainya. 

One Pedal operation merupakan teknologi pintar yang memungkinkan pengemudi untuk melakukan akselerasi dan deselerasi dengan hanya menggunakan satu pedal, yakni pedal gas.

Tombol Drive Mode pada Nissan Kicks e-Power. TEMPO/Wawan Priyanto

Pada lintasan kota yang macet seperti di Jakarta, teknologi satu pedal ini mampu mengurangi kebutuhan untuk berpindah dari satu pedal ke pedal lainnya. Atau saat melintasi turunan curam, One Pedal ini juga berfungsi untuk memperlambat laju mobil. Intinya, cukup dengan satu pedal saja untuk mengoperasikan mobil ini. Kira-kira gambaran mudahnya seperti mengoperasikan bom-bom car.

Pengoperasiannya juga sangat mudah, cukup tekan pedal gas maka mobil akan melaju. Sebaliknya, dengan melepas pedal gas maka mobil akan melambat alias mengerem (deselerasi).

Terus terang awalnya saya lumayan canggung dengan teknologi baru ini. Meski mobil sudah berhenti, saya tetap menginjak pedal rem. Takut kalau-kalau mobil meluncur dan menabrak mobil di depannya. Padahal, itu tidak perlu dilakukan dengan adanya fitur Auto Hold yang akan membuat mobil ini tetap berhenti meski pedal rem tidak diinjak.

Lama-lama kaki kanan saya mulai terbiasa, tak lagi menginjak rem saat mobil stop and go saat terjebak kemacetan di jalan tol depan Plaza Semanggi hingga MT Haryono, Jumat sore, 4 Agustus 2020. Saya memang sengaja ingin menguji bagaimana sistem One Pedal ini di jalanan macet, dan ternyata memang sangat berguna. Bahkan, dengan adaptasi sebentar, saya mulai terbiasa dan ternyata memang mengasyikkan.

Poin penting lainnya terkait dengan mobil yang digerakkan 100 persen oleh motor listrik ini adalah fitur keselamatan yang canggih, yakni Intelligent Forward Collision Warning dan Intelligent Emergency Braking System. Fitur ini merupakan bagian dari perangkat keselamatan cerdas Nissan Safety Shield System. Nissan mengklaim fitur canggih ini merupakan yang pertama di kelasnya.

Indikator One Pedal operation atau Satu Pedal aktif dengan tanda 'S' di bawah huruf D. TEMPO/Wawan Priyanto

Intelligent Forward Collision Warning berfungsi mendeteksi pergerakan mendadak kendaraan di depan pada jalur yang sama dan memperingatkan pengemudi akan potensi tabrakan dengan kendaraan di depannya.

Sedangkan Intelligent Emergency Braking System secara otomatis akan mengaktifkan pengereman ringan dan pengereman darurat saat risiko tabrakan meningkat sehingga dapat menghindarkan terjadinya tabrakan belakang atau mengurangi dampak dari tabrakan itu sendiri.

Fitur yang tak kalah menariknya adalah Blind Spot Warning. Fitur ini membantu pengemudi untuk mengenali obyek yang tidak terlihat di sisi kiri maupun kanan. Saat mengenali obyek yang masuk kategori Blind Spot, lampu yang berada di sudut bagian pilar ‘A’ akan menyala sehingga mudah dilihat oleh mata pengemudi. Fitur ini juga sangat membantu saat mobil melaju di jalanan macet, atau jalanan padat dengan lalu lintas sepeda motor di kiri dan kanan yang melaju dari arah belakang.

Saat mobil melintasi tanjakan, pengemudi juga tidak perlu khawatir mobil meluncur mundur karena mobil ini sudah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist. Gambaran mudahnya, fitur ini merupakan penahan mobil saat berhenti di tanjakan agar tidak meluncur mundur atau fitur anti mundur.

Bukan itu saja, Nissan Kicks e-Power juga masih memiliki sejumlah fitur cerdas lainnya yang akan saya ulas di pengalaman test drive berikutnya. Simak terus ulasan lengkap Nissan Kicks e-Power di Tempo.co dan Gooto.com.






OLX Autos IMX 2023 Janjikan Banyak Kejutan, Apa Saja?

5 menit lalu

OLX Autos IMX 2023 Janjikan Banyak Kejutan, Apa Saja?

Pameran modifikasi mobil OLX Autos IMX 2023 akan menghadirkan program yang lebih kreatif dan menarik serta kekinian dengan venue yang lebih besar.


OLX Autos IMX 2023 Bakal Digelar di Kota-kota Besar, Mana Saja?

28 menit lalu

OLX Autos IMX 2023 Bakal Digelar di Kota-kota Besar, Mana Saja?

Puncak acara OLX Autos IMX 2023 akan diselenggarakan pada 29 September hingga 1 Oktober 2023 di Hall A-B Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.


Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

5 jam lalu

Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

Luhut menegaskan proyek smelter nikel oleh PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara harus berjalan.


Lihat Wuling KiWi EV Lotso Bernuansa Toy Story, Apa Saja Ubahannya?

5 jam lalu

Lihat Wuling KiWi EV Lotso Bernuansa Toy Story, Apa Saja Ubahannya?

Wuling Cina secara resmi menghadirkan mobil listrik KiWi EV edisi khusus tokoh animasi dalam film Toy Story, yakni 'Lotso'.


Buick akan Memperkenalkan SUV Listrik Baru dari Platform Ultium

9 jam lalu

Buick akan Memperkenalkan SUV Listrik Baru dari Platform Ultium

SUV listrik Buick berbasis Ultium ini akan dipasarkan mulai tahun depan di Cina.


Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

23 jam lalu

Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

Mobil listrik MEvITS diciptakan ITS tak hanya sebagai mobil penumpang. Namun bisa juga untuk mengangkut barang


Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

1 hari lalu

Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan pengadaan dilakukan bertahap yang diawali dua mobil listrik dan lima motor listrik pelat merah itu.


Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

1 hari lalu

Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

Wali Kota Bogor Bima Arya optimistis banyak orang akan beralih ke kendaraan listrik atau konversi ke motor listrik dengan biaya sekitar Rp 7 juta.


Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

1 hari lalu

Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

Pabri baterai kendaraan listrik baru Hyundai dan SK On ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2025.


Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

2 hari lalu

Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

Sebagian mobil BMW yang dikirim adalah kendaraan berbasis listrik dan hybrid plug-in, hybrid ringan dengan sistem 48 volt.