Tips Cek Mobil Sendiri Selama Pandemi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tips cek mobil sendiri selama pandemi

    Tips cek mobil sendiri selama pandemi

    INFO OTOMOTIF-Selama terjadinya wabah pandemi corona dan diberlakukannya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat banyak orang lebih memilih untuk di rumah saja. Dengan begitu pastinya banyak mobil pribadi yang hanya parkir di garasi dalam waktu yang cukup lama.

    Jangan sampai dibiarkan dan tidak terawat, mobil juga perlu perawatan rutin agar kondisinya tetap prima dan enak saat dipakai kembali. Paling tidak mobil harus rajin dipanaskan minimal setiap satu minggu sekali, dan ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan juga dalam perawatan mobil kesayangan Anda.

    Berikut tips pengecekan ringan mobil yang sudah lama hanya parkir di garasi rumah saja, tips ini mudah dilakukan paling tidak setiap seminggu sekali. Jadi, jika nanti pendemi Covid-19 ini sudah berakhir, mobil kesayangan anda tetap dapat berfungsi dengan normal dan tetap nyaman saat digunakan.

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika cek mobil sendiri selama #diRumahAja, di antaranya:

    1. Cek kondisi pelumas dan cairan lainnya

    Cek pelumas mesin bisa memantau lewat dipstick, atau melihat tabung cadangan air Radiator, air wiper dan juga kondisi ketinggian pada minyak rem. Kalau ada pengurangan atau terlihat berada di bawah indikator normal maka cukup ditambahkan saja. Namun, pengecekan ini harus berada di area yang datar, agar kondisi pelumas sesuai dengan aktualnya.

    2. Cek kondisi kabel di ruang mesin dari gigitan tikus

    Mobil yang jarang dipakai harus tetap dilakukan pengecekan rutin agar tidak dihuni oleh tikus. Cara identifikasinya cukup mudah.

    3. Cek kondisi kolong mesin

    Apabila setelah pengecekan yang pertama tadi terjadi pengurangan pada kondisi pelumas dan cairan lain. Cukup dengan melihat bagian kolong mobil untuk mengetahui apakah ada kebocoran atau ada area yang basah maka bersihkan dulu. Jika masih basah setelah dibersihkan berarti memang ada bagian yang bocor.

    4. Tambahkan air aki

    Saat ini sudah banyak yang menggunakan aki kering pada mobil, sehingga terbebas dari ritual mengisi air pada aki. Jadi, bagi kamu yang masih menggunakan aki basah ada baiknya untuk melakukan pengecekan kondisi air aki. Kalau ada putih-putih tandanya terjadi pengapuran dan harus segera dibersihkan, biasanya dengan menggunakan air panas ke area terminal aki tersebut. Namun, terminal aki harus dilepaskan terlebih dahulu dari akinya untuk menghindari korsleting listrik.

    5. Periksa tekanan angin ban

    Saat mobil sudah di parkir terlalu lama, biasanya ada potensi tekanan angin berkurang serta terjadi perubahan bentuk pada ban. Akibatnya akan terjadi ketidakseimbangan ketika mobil pertama kali dijalankan.

    6. Periksa panel indikator di dalam kabin

    Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan dalam kabin, dengan cara melakukan pengecekan pada panel-panel indikator yang terdapat pada speedometer. Jika ada masalah pada mobil, biasanya akan ditandai dengan lampu indikator yang menyala.

    7. Cek kondisi asap knalpot

    Yang terakhir adalah lakukan pengecekan pada asap knalpot karena kondisi mesin bisa terlihat dari asap knalpot yang dihasilkan. Jika timbul asap putih yang cukup pekat, itu pertanda bahwa mobil kamu sedang tidak sehat.

    Nah, bagaimana penjelasan kali ini? Aemoga bermanfaat dan bisa dipraktikkan di rumah untuk menjaga mobil kesayangan Anda agar tetap prima saat digunakan kembali. (*)

     Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog DBP Academy x Tempo Seri ke-2

    Penulis: Rizka

    Blog: https://blogbebasbercerita.blogspot.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.