Ini Tips Panduan Jadi Kolektor Mobil

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto seorang diktator Uni Soviet, Josef Stalin terlihat di antaradua mobil kuno milik kolektor Danila Tsitovich di markasnya di desa Zabroddzie, Belarus, 20 Desember 2016. REUTERS

    Foto seorang diktator Uni Soviet, Josef Stalin terlihat di antaradua mobil kuno milik kolektor Danila Tsitovich di markasnya di desa Zabroddzie, Belarus, 20 Desember 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Punya banyak mobil tak cukup membuat Anda menjadi kolektor mobil. Jika Anda ingin menjadi seorang kolektor sejati, ada beberapa hal yang harus dilakukan dan dipertimbangkan.

    The News Wheel merangkum tips bagi kolektor mobil pemula dari para ahli. Berikut tipsnya:

    Pastikan tujuan kolektor mobil
    Meskipun punya banyak mobil terdengar keren, jangan mengoleksi mobil untuk prestise semata.

    Mengumpulkan mobil itu mahal dan merepotkan. Anda harus mengoleksi mobil dengan tujuan dan rencana yang jelas.

    Para kolektor mobil yang sudah berpengalaman menggarisbawahi pentingnya kecintaan terhadap dunia otomotif. Jika Anda mengoleksi mobil hanya karena ada uang, Anda akan cepat bosan dan lelah ketika menemui kendala.

    Pertanyaan penting
    Sebelum memutuskan menjadi kolektor mobil, ajukan pertanyaan ini ke diri sendiri:

    - Tujuan apa yang ingin diraih? Apakah ada fokus atau tema tertentu dalam koleksi?
    - Bagaimana cara mencari mobil untuk dikoleksi?
    - Dari mana uangnya?
    - Di mana batasnya untuk stop menambah mobil baru?
    - Apa yang akan dilakukan setelah memiliki mobil yang diinginkan?
    - Apakah ingin dijual kembali atau dijadikan museum

    Perbanyak riset
    Jangan langsung memutuskan hobi jika tak tahu produk, pasar, dan sumber dayanya. Dijamin, akan langsung gagal dan membatalkan hobi.

    Setiap hobi membutuhkan uang dan usaha. Untuk menghemat keduanya, perbanyak riset sebelum membeli.

    Ketahuilah kisaran harga. Jangan beli mobil dengan harga terlalu tinggi. Jangan sampai juga melewatkan peluang dan keberuntungan dalam mengumpulkan mobil.

    Yang tak kalah penting cari tahu di mana bisa mendapatkan mobil dan belajar bernegosiasi. Cara paling tepat untuk mengincar mobil adalah dengan berfokus pada merek atau klasifikasi tertentu.

    Dengan begitu Anda bisa menjadi ahli dalam merk atau klasifikasi itu. Perbanyak juga nongkrong dengan sesama kolektor mobil, orang bengkel, atau pakar otomotif. Mereka bisa jadi mentor Anda.

    Antisipasi biaya
    Koleksi mobil kolektor bisa menjadi investasi yang menguntungkan di masa depan. Tapi pahami bahwa mobil-mobil langka bakal menguras kocek sebelum menghasilkan keuntungan.

    Selain menghabiskan banyak uang untuk mencari dan membeli mobil, calon kolektor juga harus menyiapkan uang untuk mengirim mobil itu, menyimpan mobil itu, dan merawatnya.

    Para ahli menekankan pentingnya memiliki garasi atau tempat untuk menyimpan mobil. Masalah lahan ini justru bisa jadi kebutuhan yang cukup merepotkan dan menghabiskan uang.

    Belum lagi soal perawatannya. Mobil yang jarang dipakai akan membutuhkan perawatan yang lebih merepotkan ketimbang mobil yang dipakai harian.

    Selalu siapkan dana darurat untuk mobil-mobil koleksi. Bisa saja biaya restorasi atau perbaikan membengkak.

    Anda siap jadi kolektor mobil?



    THE NEWS WHEEL 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.