Uji Coba Irit BBM Nissan Kicks e-POWER, Begini Hasilnya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Nissan Kicks e-Power. Foto: Nissan

    All New Nissan Kicks e-Power. Foto: Nissan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Indonesia telah merilis sport utility vehicle (SUV) All-New Nissan Kicks e-POWER bertenaga listrik pertama pada 2 September 2020. Dengan teknologi e-POWER, Nissan Kicks diklaim irit BBM.

    Teknologi e-power Nissan Kicks memungkinkan pengendara tak perlu charger eksternal. Nissan Kicks sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sedangkan BBM hanya untuk charge baterai yang akan mengalirkan listrik ke motor.

    Berkat pengaturan waktu yang optimal, mesin bensin hanya bekerja saat diperlukan. Walhasil mobil ini diklaim tidak hanya senyap saat dikendarai, tapi juga irit BBM alias efisien.

    Apa benar irit bensin?

    Antara mencoba All-New Nissan Kicks e-Power pada Kamis lalu, 8 Oktober 2020 melalui rute Bogor-BSD-Bogor, sejauh sekitar 120 kilometer.

    Pada saat Nissan Kicks dikendarai di jalan tol dalam kota secara "stop and go," mobil ini memakan BBM rata-rata 22 km/liter. Ini berdasarkan data pada layar multi-information display (MID) Nissan Kicks.

    Ketika mobil melaju di jalur lancar dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam, keiritan BBM mencapai 26,9 km/liter. Mobil Nissan Kicks e-Power tersebut terisi penuh lima penumpang.

    Efisiensi BBM tersebut juga diperoleh berkat bantuan mode drive eco dengan fitur one pedal.

    Tentunya konsumsi bahan bakar juga tergantung gaya mengemudi setiap orang serta kondisi arus lalu lintas yang dilalui.

    All-New Nissan Kicks e-POWER memakai motor listrik EM57, generator dan inverter yang menghasilkan tenaga listrik dari daya yang dihasilkan mesin 1,2 liter DOHC 12-valve tiga silinder.

    Sistem e-POWER membuncahkan tenaga maksimum 95 kilowatt (kW) (129 PS), torsi maksimum 260 Nm, dan baterai lithium-ion yang menghadirkan pengalaman berkendara 100 persen mobil listrik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.