Panasonic Akan Produksi Baterai Berteknologi Mutakhir Tesla

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Panasonic. REUTERS/Yuriko Nakao

    Logo Panasonic. REUTERS/Yuriko Nakao

    TEMPO.CO, JakartaPanasonic akan membangun jalur produksi untuk baterai mobil listrik terbaru "Tesla 4680" mulai tahun 2021, menurut warta Nikkei Asia.

    Laporan itu menyebut bahwa proyek tersebut menelan biaya "puluhan juta dolar AS" dan berpotensi menciptakan perjanjian bisnis baru dengan pabrikan mobil listrik AS, Tesla.

    "Tesla 4680" merupakan jenis baterai baru yang menggunakan bahan kimia berbeda dengan baterai sebelumnya. Komponen penyimpan daya listrik itu juga diklaim menggunakan material yang lebih mahal.

    Baterai 4680 diharapkan memiliki kepadatan energi 5 kali lipat dengan daya 6 kali lebih banyak dari baterai yang saat ini digunakan pada mobil Tesla. Baterai itu digadang-gadang dapat menghemat biaya produksi per kWh sebesar 56 persen.

    Kepala keuangan Panasonic, Hirokazu Umeda mengatakan pada Oktober bahwa proyek itu akan berjalan dengan "segera" setelah Tesla mengumumkan prototipe baterai itu.

    "Bersiap untuk menyiapkan jalur produksi prototipe secara paralel," kata Hirokazu Umeda kepada Reuters dikutip Jumat, 1 Januari 2021.

    Kendati demikian, CEO Tesla Elon Musk menyatakan bahwa Panasonic bukanlah satu-satunya penyuplai baterai kendaraan listrik untuk Tesla. Tesla akan membuka pintu lebar-lebar untuk pemasok baterai lainnya demi mendorong rencana perusahaan yang ambisius, misalnya dari LG Chem dan CATL.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.