MotoGP 2021: Repsol Honda Perbaiki Aerodinamika Motor RC213V

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pol Espargaro dan Motor RC213V Repsol Honda. Doc. Instagram @polespargaro.

    Pol Espargaro dan Motor RC213V Repsol Honda. Doc. Instagram @polespargaro.

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim pabrikan Jepang, Repsol Honda, memperkenalkan secara resmi motor yang bakal digunakan Marc Marquez dan Pol Espargaro pada MotoGP 2021. Honda Racing Corporation meluncurkan motor RC213V dengan warna khas jingga dengan corak putih.

    Motor yang bakal digunakan Marquez dan Espargaro merupakan seri yang sama pada musim 2020, tapi dilakukan perbaikan dalam sisi aerodinamika. "Honda selalu berharap bisa mengusahakan yang terbaik, itu berarti meraih kemenangan atau gelar atau apapun yang bisa kita menangi," ujar manajer Repsol Honda, Alberto Puig dalam konfrensi pers virtual, Senin, 22 Februari 2021.

    Menurut Puig, untuk bisa kembali meriah gelar juara, timnya berupaya melakukan perbaikan pada motor Honda RC213V. Ia menyebutkan pengembangan minor pada sisi aerodinamika sudah mampu membuat Repsol Honda bersaing di MotoGP 2021. "Kami paham ada kompetitor yang juga menginginkan hal yang sama, tetapi sebagai titik mula, target kami adalah meraih gelar dan memperbaik motor kami dan menjadi yang terkuat," kata Puig.

    Dari 1995 hingga sekarang, Honda terus bekerja sama dengan Repsol. Produsen pelumas tersebut telah menemani motor balap Honda dari berbagai era dan generasi selama 26 tahun.

    Dimulai dari NSR 500, RC211V, RC212V, hingga sekarang RC213V, Honda selalu berhasil meraih gelar juara dunia dengan masing-masing edisi motor tersebut. Terakhir Repsol Honda meraih gelar juara pada tahun 2019, ketika itu Marc Marquez mengumpulkan poin tertinggi dengan motor RC213V.

    IRSYAN HASYIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.