Bos Suzuki Akan Pensiun di Usia 91 Tahun

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Osamu Suzuki. REUTERS

    Osamu Suzuki. REUTERS

    TEMPO.CO, TokyoPimpinan Suzuki Motor Corp, Osamu Suzuki (91 tahun), mengumumkan akan pensiun pada bulan Juni 2021. Selanjutnya ia akan menyerahkan masa depan perusahaan ke pemimpin baru untuk memulai peralihan ke mobil listrik dan bersaing dengan raksasa teknologi seperti Tesla dan Apple.

    Perusahaan juga mengumumkan akan menginvestasikan 1 triliun yen (setara Rp 132,6 triliun dengan kurs saat ini 1 yen - Rp 132), sebagian besar pada teknologi elektrifikasi, selama lima tahun ke depan.

    Ia akan digantikan oleh Toshihiro Suzuki, yang saat ini sudah menjadi presiden dan CEO, untuk memegang kendali perusahaan.

    Berbicara dengan wartawan pada hari Rabu, 24 Februari 2021, seperti dilaporkan Reuters, Suzuki muda mengatakan bahwa perusahaan perlu menanggapi dorongan global menuju emisi yang lebih rendah.


    Baca juga: All New Suzuki Ertiga Diproduksi di Cikarang

    “Karbon netral adalah fokusnya sekarang. Suzuki tidak boleh ketinggalan tren global ini, ”ujarnya.

    Pengumuman oleh produsen mobil terbesar keempat Jepang itu datang kurang dari seminggu setelah rivalnya, Honda, menunjuk CEO baru. Bos baru Honda sempat mengatakan akan mempertimbangkan aliansi untuk membuat keputusan yang berani di masa mendatang.

    Produsen mobil, terutama pemain kecil seperti Suzuki, terlihat dirugikan karena biaya besar untuk mengembangkan mobil listrik dan teknologi seperti mobil otonom. Suzuki, bersama dengan produsen mobil lain seperti Mazda dan Subaru, telah bekerja sama dengan Toyota untuk memangkas biaya pengembangan dan produksi. 

    Osamu Suzuki akan ditunjuk sebagai penasihat senior setelah pensiun, kata perusahaan itu.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto