Siemens Rilis Pengisi Daya Powerbank VersiCharge untuk Mobil Listrik

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Siemens. Siemens.co.id

    Logo Siemens. Siemens.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Siemens meluncurkan VersiCharge, pengisi daya arus listrik AC (alternating current) atau semacam powerbank untuk mobil listrik atau sepeda motor listrik.

    Powerbank ini mampu memberikan daya listrik hingga 22kW untuk mobil listrik melalui Stopkontak atau Soket Tipe 2 di Asia Pasifik.

    Siemens VersiCharge tersedia dalam versi satu tahapan dan tiga tahapan untuk arus rating hingga 32 amp. Untuk mobil penumpang, rata-rata waktu pengisian daya 22 kW antara 2,5 hingga 4 jam.

    Pengertian arus listrik AC atau alternating current yaitu listrik yang besar dan arah arusnya yang selalu berubah-ubah atau bolak-balik.

    Kepala Future Grid untuk Siemens di Asia Pasifik Siddhant Gupta menerangkan, powerbank VersiCharge dikembangkan dengan mempertimbangkan keberlanjutan, pengoptimalan, dan umur pakai panjang.

    BacaVolkswagen Siapkan Powerbank Mobil Listrik di Rumah Pemilik 

    “Kami ingin membantu pelanggan memenuhi target pengurangan karbon mereka. Dengan produk yang terbukti mudah dirawat dan diskalakan,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Maret 2021.

    Solusi ini memungkinkan kendaraan listrik, baik mobil listrik maupun motor listrik, listrik diisi daya dengan cepat, aman, dan hemat biaya.

    Pengisi daya VersiCharge dapat dipasang di tempat parkir mobil atau motor mana pun. Powerbank ini dikembangkan dengan mempertimbangkan keberlanjutan yang dapat dipasang di dinding, lengkap dengan pembaca RFID built-in untuk otentikasi pengguna.

    Pengisi daya pintar Siemens VersiCharge disesuaikan dengan standar IEC dan UL, serta memenuhi kelas pelindung IP56 dan IK10, membuatnya tahan cuaca. Powerbank VersiCharge juga terhubung ke banyak topologi jaringan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.