Mobil Tabrak Lari Babi di Papua, Ini Akibatnya bagi Pengemudi Lain

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Babi peliharaan berkeliaran di jalanan dengan latar belakang pegunungan Jayawijaya di Kurulu, Wamena, Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua, 11 Agustus 2017. Honai sengaja dibangun sempit atau kecil dan tidak berjendela yang bertujuan untuk menahan hawa dingin pegunungan Papua. Tempo/Rully Kesuma

    Babi peliharaan berkeliaran di jalanan dengan latar belakang pegunungan Jayawijaya di Kurulu, Wamena, Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua, 11 Agustus 2017. Honai sengaja dibangun sempit atau kecil dan tidak berjendela yang bertujuan untuk menahan hawa dingin pegunungan Papua. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Di Papua ada peraturan khusus bagi pengendara sepeda motor atau mobil, yaitu jangan menabrak babi.

    Perbuatan menabrak babi risikonya harus membayar denda atau ganti rugi yang tidak sedikit.

    “Yang lebih mahal adalah jika menabrak babi betina,” ujar Hari Suroto, Arkeolog Balai Arkeologi Papua, kepada Tempo, Rabu, 7 April 2021.

    Hari menjelaskan, nilai denda menabrak anak babi sebesar babi dewasa. Biasanya, pengemudi mobil atau motor yang menabrak babi harus membayar harga seekor babi dewasa dikalikan jumlah puting susu babi betina.

    BacaKorban Kecelakaan Mobil dan Motor Didominasi Usia 50 Tahun ke Atas

    Harga seekor babi dewasa di Papua sekitar Rp 15 juta per ekor. Tapi di pegunungan Papua bisa mencapai Rp 30 juta per ekor.

    Menurut Hari, babi adalah hewan yang sangat bernilai tinggi di Papua. Hewan ini berfungsi sebagai tabungan, alat pembayaran mas kawin, menu utama dalam tradisi bakar batu, bahkan bisa membantu membajak lahan kebun.

    “Berbagai persoalan adat dan perang suku dapat diselesaikan dengan babi."

    Oleh orang Papua, babi peliharaan dibebasliarkan begitu saja, bahkan bisa berkeliaran di jalan raya.

    “Untuk itu bagi pengendara mobil atau sepeda motor harap berhati-hati, jangan sampai menabrak babi,” kata Hari.

    Jika ada pengendara yang menabrak babi kemudian melarikan diri atau tabrak lari, yang akan kena denda pengendara lain yang lewat jalan tersebut.

    Biasanya pengendara yang kena sasaran adalah yang warna mobilnya sama dengan penabrak. “Di sini orang-orang sangat sulit mengingat plat nomor mobil pelaku tabrak lari.”

    Hari menuturkan, jika yang menabrak babi adalah mobil merah, yang harus bayar denda adalah semua mobil merah yang lewat jalan tersebut. Penagihan denda akan berhenti hingga uang yang terkumpul mencapai sejumlah harga babi korban tabrak lari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.