SPK Meningkat, Beli Mobil Daihatsu Xenia dan Terios Kini Inden

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu secara resmi meluncurkan All New Terios di Jakarta. Mesin menggunakan kapasitas 1,5 L Dual VVTI yang mampu menghasilkan tenaga 104 PS dan torsi 13,9 kgm. Terios mampu terjual 29.113 unit. TEMPO/Tony Hartawan

    Daihatsu secara resmi meluncurkan All New Terios di Jakarta. Mesin menggunakan kapasitas 1,5 L Dual VVTI yang mampu menghasilkan tenaga 104 PS dan torsi 13,9 kgm. Terios mampu terjual 29.113 unit. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta Daihatsu Xenia dan Terios mengalami lonjakan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah mendapatkan diskon PPnBM atau Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Bahkan, sekarang untuk pesan mobil itu harus inden.

    Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan dua mobil tersebut termasuk paling banyak dipesan.

    “Maret kemarin meningkat 140 persen SPK-nya. Sekarang untuk Terios harus inden dan menunggu 3 bulanan, sementara Xenia 2 bulanan,” ujar dia dalam acara virtual, Jumat, 16 April 2021.

    Inden merupakan proses pembelian barang dengan cara memesan dan membayar tanda jadi atau DP terlebih dulu. Namun, konsumen tidak akan langsung mendapatkan barangnya sampai beberapa waktu tertentu.

    Selain Daihatsu Xenia dan Terios, ada dua mobil lainnya yang juga mendapatkan relaksasi PPnBM yaitu Luxio dan minibus Gran Max. Keempat mobil tersebut memiliki kandungan lokal 70 persen.

    “Permintaan mobil Daihatsu pada Maret lalu memang tinggi sekali. Model lain masih bisa kita penuhi dengan waktu yang tidak terlalu lama,” katanya menambahkan.

    Baca juga: Harga Mobil Daihatsu Setelah PPnBM Nol Persen Per 1 Maret 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.