Jadi Transportasi Pandemi, Bengkel Hino Tetap Beroperasi Selama PPKM Darurat

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hino Flexicab Ambulans. (Hino)

    Hino Flexicab Ambulans. (Hino)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memastikan seluruh layanan bengkel resminya tetap beroperasi selama PPKM Darurat. Hal tersebut dikarenakan banyaknya mobil penanganan Covid-19 yang menggunakan armada dari Hino.

    Saat ini, kendaraan Hino banyak digunakan sebagai alat transportasi utama dalam penanggulangan pandemi seperti ambulans, transportasi tabung oksigen, kendaraan transportasi Nakes yang menggunakan bis sekolah dan mobil vaksin.

    "Kami selalu siap untuk memberikan layanan terbaik dalam masa sulit sekalipun, berbagai cara kami upayakan agar operasional bisnis customer kami tetap berjalan," kata After Sales Service & Technical Director HMSI, Irwan Supriyono dalam siaran pers yang diterima Tempo, Selasa, 20 Juli 2021.

    Hino juga memastikan pelayanan bengkel mereka telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari pengunjung hingga seluruh mekanik dan karyawan bengkel.

    Kemudian perusahaan menganjurkan untuk konsumen melakukan booking service terlebih dahulu sebelum melakukan perawatan berkala di bengkel.

    Pelanggan yang tidak bisa datang langsung ke bengkel, Hino juga menawarkan layanan kunjungan servis ke lokasi pelanggan.

    Berbeda dengan bengkel resminya, seluruh showroom penjualan ditutup selama PPKM Darurat ini. Kini penjualan unit dilakukan dari jarak jauh atau secara daring.

    Baca: Hino Jawab Tantangan Pemerintah soal Aturan Emisi Euro 4


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.