Usai Crash, Mario Suryo Aji Berharap Masuk Podium di CEV Moto3 Aragon

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Suryo Aji, Astra Honda Racing Team, 2021. (Astra Honda Motor)

    Mario Suryo Aji, Astra Honda Racing Team, 2021. (Astra Honda Motor)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia Mario Suryo Aji berharap bisa menginjakkan kakinya di atas podium pada balapan CEV Moto3 Aragon, Spanyol, Minggu, 25 Juli 2021.

    Dirinya memasang target tinggi setelah mengalami crash pada seri balapan terakhir. Saat itu, Mario Aji gagal finis usai menabrak medical protection milik marshal.

    Insiden tersebut yang akhirnya membuat pembalap Astra Honda Racing Team tersebut tidak bisa melanjutkan balapan CEV Moto3 Sirkuit Autodromo Algarve, Portugal.

    "Motor sudah siap untuk balapan dan saya pun semakin percaya diri. Tentu saja, saya berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik daripada beberapa balapan terakhir,” katanya, dikutip dari media sosial Astra Honda Racing Team.

    “Saya ingin menyelesaikan balapan hingga akhir dan bersaing untuk meraih podium,” lanjut pembalap remaja asal Magetan tersebut.

    Peluang Mario Aji untuk bisa mendapatkan tempat di podium pada CEV Moto3 Aragon nanti pun dikatakan cukup terbuka.

    Bagaimana tidak, dirinya telah menampilkan performa gemilang saat menjalani sesi latihan bebas kedua Sirkuit Aragon. Saat itu, ia mampu menjadi yang tercepat.

    Mario Aji diketahui mampu mencatatkan waktu 1 menit 59.163 detik. Ia mampu lebih cepat dari Jose Antonio Rueda (Team Estrella Galcia) dan Daniel Holgado (Aspar Team).

    Sekedar informasi, Mario Suryo Aji akan menjalani balapan CEV Moto3 Aragon pada hari ini pukul 18.00 WIB. Ajang itu bisa disaksikan melalui channel Youtube FIM CEV Repsol.

    Baca: Jadwal Race CEV Moto3 Aragon 2021: Peluang Mario Aji Raih Podium


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.