Akibat Krisis Chip, Pengiriman Jeep Wrangler di Indonesia Berkurang

Reporter

Jeep Gladiator, 27 Januari 2021. (Jeep Indonesia)

TEMPO.CO, Jakarta - Agen pemegang merek (APM) Jeep di tanah air, PT DAS Indonesia Motor dikabarkan bakal menerima pengiriman perdana Jeep Wrangler dan Jeep Galdiator pada tahun ini. Akan tetapi, mereka hanya menerima 40 persen dari jumlah pengiriman seharusnya.

Itu terjadi karena masalah krisis chip yang dialami Jeep Amerika Serikat, sehingga jumlah produksi berkurang. Chief Operating Officer DAS Indonesia Motor, Dhani Yahya membenarkan kondisi tersebut.

Tak hanya kekurangan semikonduktor, berkurangnya jumlah pengiriman Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator ini juga tak terlepas dari situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia. Situasi tersebut membuat beberapa pelabuhan belum bisa beroperasi penuh.

“Kami minta maaf jika total kuota ketersediaan unit yang ada di Indonesia belum dapat terpenuhi sepenuhnya, dan hal ini diprediksi akan berlanjut sampai akhir tahun,” ujarnya dalam rilis.

Lebih lanjut, Dani juga menghimbau kepada konsumen untuk tetap bersabar dan setia menantikan kehadiran Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator pesanan mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada para pelanggan yang telah memilih Jeep sebagai kendaraannya, namun dikarenakan beberapa hal yang sudah kami sebutkan tadi, kami harap pelanggan dengan setia menunggu kedatangan unitnya sesegera mungkin,” tambah dia.

Baca: Promosikan Mobil Listrik, Jeep Wrangler 4xe Terpasang di Jersey Juventus






Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

8 hari lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

9 hari lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

9 hari lalu

Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

Sanksi baru itu dirancang untuk membatasi akses perusahaan Cina ke teknologi pembuatan chip utama dari ASML, Nikon, dan Tokyo Electron.


Tercepat, RAM LPDDR5T 13 Persen Lebih Cepat dari LPDDR5X

10 hari lalu

Tercepat, RAM LPDDR5T 13 Persen Lebih Cepat dari LPDDR5X

RAM LPDDR5T berjalan pada 9,6 Gbps dibandingkan dengan 8,5 Gbps untuk 5X dan 6,4 Gbps untuk LPDDR5.


Penjualan Mobil Hyundai dan Kia Naik 4,2 persen di Eropa, Ini Detilnya

16 hari lalu

Penjualan Mobil Hyundai dan Kia Naik 4,2 persen di Eropa, Ini Detilnya

Model mobil terlaris dalam penjualan adalah SUV Hyundai Tucson, Hyundai Kona, SUV Kia Sportage, serta Nia Niro Hybrid.


Krisis Semikonduktor Masih Terjadi, Stellantis Tangguhkan Produksi Van di Italia

19 hari lalu

Krisis Semikonduktor Masih Terjadi, Stellantis Tangguhkan Produksi Van di Italia

Stellantis, Honda, dan Toyota masih menghadapi kendala pasokan suku cadang, termasuk chip semikonduktor.


Kekurangan Semikonduktor, Honda Tangguhkan Pesanan Civic Type R di Jepang

19 hari lalu

Kekurangan Semikonduktor, Honda Tangguhkan Pesanan Civic Type R di Jepang

Honda menyampaikan bahwa pengiriman untuk pemesanan terbaru Civic Type R saat ini mencapai lebih dari satu tahun.


Toyota Targetkan Produksi Global 750 Ribu Unit untuk Februari 2023

21 hari lalu

Toyota Targetkan Produksi Global 750 Ribu Unit untuk Februari 2023

Toyota akan menutup sementara perakitan di Motomachi Plant pada 2 dan 3 Februari 2023 karena terkendala pasokan suku cadang dan chip semikonduktor.


Penjualan General Motors 2022 Kalahkan Toyota di Amerika Serikat

35 hari lalu

Penjualan General Motors 2022 Kalahkan Toyota di Amerika Serikat

General Motors mampu menjual sebanyak 2.274.088 unit kendaraan di Amerika Serikat pada 2022, sedangkan Toyota mencapai 2.108.458 unit.


Pertumbuhan Ekonomi Bagus, Taiwan Mau Bagi-bagi Uang ke Warga

35 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Bagus, Taiwan Mau Bagi-bagi Uang ke Warga

Taiwan mengutarakan rencana untuk memberikan uang senilai hampir USD 200 (Rp 3,1 juta) kepada setiap warga negaranya pada tahun ini.