Indonesia Targetkan Net Zero Emission pada 2060, Selamat Tinggal Mobil Bensin

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Leaf, sebuah mobil listrik dengan nol-emisi ini dipamerkan di Auto China Beijing 2010, di Beijing. AP Photo/Amarasinghe Gemunu

    Nissan Leaf, sebuah mobil listrik dengan nol-emisi ini dipamerkan di Auto China Beijing 2010, di Beijing. AP Photo/Amarasinghe Gemunu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menciptakan net zero emission (NZE) pada 2060, atau lebih cepat. Saat ini pemerintah tengah menyusun peta jalan (roadmap) untuk menghadapi berbagai tantangan dan risiko perubahan iklim di masa mendatang.

    "Kami telah menyiapkan peta jalan transisi menuju energi netral mulai tahun 2021 sampai 2060 dengan beberapa startegi kunci," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM hari ini, Rabu, 13 Oktober 2021.

    Dalam menerapkan target nol emisi, pemerintah sudah menyiapkan lima prinsip utama. Beberapa poin itu adalah peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil, penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, serta pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).

    Pada 2050, pemerintah mengharapkan pemanfaatan EBT bisa mencapai 87 persen dan dibarengi penghentian penjualan mobil konvensional berbahan bakar fosil. Ini artinya, mulai 2050 mobil bensin sudah tidak akan dijual dan bakal digantikan dengan kendaraan bertenaga listrik.

    Sementara di tahun 2027, pemerintah Indonesia menargetkan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air sudah sebanyak 2 juta unit untuk mobil dan 13 juta unit untuk motor. Sehingga pada 2060, Indonesia diharapkan sudah bisa mencapai target zero emission.

    Baca: MG ZS EV Bakal Hadir di Indonesia, Perkiraan Harganya Mulai dari Rp 400 jutaan

    ESDM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Syarat Perjalanan dalam 4 Aturan Baru Mobilitas Masyarakat dari Kemenhub

    Kemenhub menerbitkan 4 Surat Edaran tentang perjalanan orang dalam negeri. Aturan yang mulai berlaku 21 Oktober 2021 menjelaskan berbagai syarat.