Dari Hyundai Ioniq Hingga Tesla Model 3, Berapa Harga Mobil Listrik di Indonesia?

Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang telah dimodifikasi sistem audionya dipamerkan di booth Audio Plus di GIIAS 2022. 20 Agustus 2022. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta -Dukungan Pemerintah terhadap penggunaan mobil listrik sudah semakin jelas. Bahkan Joko Widodo telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) No. 7 tahun 2022 terkait penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pejabat, baik dari tingkat Pemerintah Daerah hingga Pusat.

Beberapa harga mobil listrik saat ini di tanah air, antara lain: 

  1. Hyundai Ioniq

Pada 22 April 2022 silam, PT Hyundai Motors Indonesia mengumumkan harga resmi mobil listrik mid-size terbarunya, Hyundai Ioniq 5. Tipe terendah Ioniq 5 Prime Standard Range ditawarkan dengan harga Rp 718 juta. Tipe Prime Long Range Rp 759 juta, Signature Standar Range Rp 779 juta, dan Signature Long Range Rp 829 juta. Harga tersebut berlaku on the road untuk wilayah DKI Jakarta. 

Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik yang dilengkapi beragam teknologi terdepan mulai dari Electric - Global Modular Platform (E-GMP), kemampuan mengalirkan daya listrik ke perangkat elektronik atau Vehicle-to-Load (V2L), kenyamanan, hingga desain menarik. 

Model ini dirakit secara lokal di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat. Hyundai Indonesia mengklaim Ioniq 5 sudah terpesan sebanyak 1.400 unit sebelum harga resminya diumumkan.

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 tersedia dalam lima warna eksterior, yaitu Optic White, Magnetic Silver Metallic, Titan Gray Metallic, Midnight Black Pearl, dan Gravity Gold Matte. Sedangkan untuk warna interior, tersedia dalam Black 1-tone. 

Daftar harga Hyundai Ioniq 5:

  • Ioniq 5 Prime Standard Range: Rp718.000.000
  • Ioniq 5 Prime Long Range: Rp759.000.000
  • Ioniq 5 Signature Standard Range: Rp779.000.000
  • Ioniq 5 Signature Long Range: Rp829.000.000
  1. Hyundai Kona EV

Mobil listrik selanjutnya yang adalah Hyundai Kona EV. Sebagai informasi, kendaran Sport Utility Vehicle (SUV) Kona EV ini adalah bukan produk baru. Bahkan, mobil ini sudah diperkenalkan sejak 2018 yang lalu dan juga sudah beredar di pasar otomotif Thailand sejak 2019.

Mengutip dari tempo.co yang terbit pada 9 september lalu, Hyundai Kona EV  memiliki sistem manajemen baterai yang difokuskan lewat sistem Smart Regenerative Braking. Dalam kinerjanya, sistem ini akan menggunakan sensor radar on-board yang nantinya secara otomatis akan mengontrol level pengereman berdasarkan situasi jalan dan mobil yang ada di depannya.

Keunggulan lainnya dari mobil listrik ini...






Hyundai Stargazer Raih Bintang 4 Uji Tabrak ASEAN NCAP

7 jam lalu

Hyundai Stargazer Raih Bintang 4 Uji Tabrak ASEAN NCAP

Dalam pengujian yang dilakukan tersebut, Hyundai Stargazer mendapatkan hasil bintang empat dengan total poin 66,48 untuk seluruh kategori penilaian.


Inden Hyundai Ioniq 5 Capai 1,5 Tahun, SPK Sudah 5.000 Unit

11 jam lalu

Inden Hyundai Ioniq 5 Capai 1,5 Tahun, SPK Sudah 5.000 Unit

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengonfirmasi bahwa pemesanan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 sudah mencapai 5.000 unit.


Toyota Bakal Luncurkan Mobil Listrik Baru Tahun Depan, Model Apa?

13 jam lalu

Toyota Bakal Luncurkan Mobil Listrik Baru Tahun Depan, Model Apa?

PT Toyota Astra Motor (TAM) akan menghadirkan lebih banyak mobil listrik di tahun depan. Kira-kira model apa saja yang bakal dihadirkan?


Hyundai dan SK On akan Mendirikan Pabrik Baterai Baru di Georgia

17 jam lalu

Hyundai dan SK On akan Mendirikan Pabrik Baterai Baru di Georgia

Pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai dan SK On ini ditargetkan beroperasi mulai 2025 untuk memasok kebutuhan perakitan di Amerika Serikat.


Mercedes-Benz Perkenalkan Dealer Khusus Kendaraan Listrik di Jepang

18 jam lalu

Mercedes-Benz Perkenalkan Dealer Khusus Kendaraan Listrik di Jepang

Mercedes-Benz memasarkan lima model kendaraan listrik di Jepang yakni EQA EQB, EQC, EQE, dan EQS.


Pemerintah Wanti-wanti Ekspansi Kendaraan Listrik Impor

18 jam lalu

Pemerintah Wanti-wanti Ekspansi Kendaraan Listrik Impor

Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mewanti-wanti agar Indonesia tidak menerima ekspansi kendaraan listrik impor.


Mercedes-Benz Masih Menghadapi Krisis Chip Semikonduktor

19 jam lalu

Mercedes-Benz Masih Menghadapi Krisis Chip Semikonduktor

Mercedes-Benz Indonesia memperkirakan krisis chip semikonduktor global masih akan berlanjut hingga tahun depan. Sejumlah model terdampak.


Hyundai Ioniq Electric Disuntik Mati, Berapa Banyak Populasinya di Indonesia?

1 hari lalu

Hyundai Ioniq Electric Disuntik Mati, Berapa Banyak Populasinya di Indonesia?

Hyundai Indonesia resmi menghentikan penjualan Ioniq Electric. Setelah dua tahun berkiprah di Indonesia, seberapa laku mobil listrik ini?


Hyundai Ioniq Electric Disuntik Mati, Bagaimana Nasib Kona EV?

1 hari lalu

Hyundai Ioniq Electric Disuntik Mati, Bagaimana Nasib Kona EV?

Lantas, dengan disuntik matinya Ioniq Electric, apakah penjualan mobil Kona EV juga akan dihentikan? Simak informasi lengkapnya di sini!


Mercedes-Benz EQS dan EQE Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,2 Miliar

1 hari lalu

Mercedes-Benz EQS dan EQE Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,2 Miliar

Wall charger mobil listrik Mercedes-Benz EQS dan EQE dijual terpisah, seharga Rp 38 juga hingga Rp 50 juta.