Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anies Baswedan Sebut Polusi Udara Jakarta Disebabkan Hembusan Angin, Begini Katanya

image-gnews
Capres nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti debat perdana Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa, 12 Desember 2024. Debat perdana tersebut mengangkat topik pemerintahan, hukum HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, serta peningkatan layanan publik dan kerukunan warga. ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Capres nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti debat perdana Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa, 12 Desember 2024. Debat perdana tersebut mengangkat topik pemerintahan, hukum HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, serta peningkatan layanan publik dan kerukunan warga. ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam sesi debat Capres pada Selasa, 12 Desember 2023, Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto melempar pertanyaan kepada Capres nomor urut satu, Anies Baswedan perihal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan polusi udara saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menanggapi pertanyaan itu, Anies mengatakan bahwa kala itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memasang alat pemantau polusi udara. Dia menilai penyebab polusi ini karena hembusan angin, sebab, jika polusi udara berasal dari dalam Jakarta, kondisinya akan selalu konsisten kotor.

"Ada hari di mana bersih dan ada hari di mana kotor. Ada momen Minggu pagi di Jagakarsa sangat kotor, lalu apa yang terjadi? polusi udara tidak mempunyai KTP, angin tidak memiliki KTP, angin itu bergerak ke sana sini," kata Anies dalam debat tersebut.

Anies juga menyimpulkan bahwa sumber polusi udara di Jakarta ini bukan berasal dari dalam kota. Kemudian, polusi ini disebut dari polutan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang masuk ke Jakarta.

"Saat angin berembus ke Lampung, Sumatra, Laut Jawa, di sana tidak ada monitor, maka di Jakarta pada saat itu bersih. Kalau masalah dalam kota saja, maka konsisten setiap waktu Jakarta berpolusi," ujarnya.

Saat menjabat orang nomor satu di Jakarta, Anies mengatakan dirinya telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi masalah polusi ini, mulai dari pengendalian emisi, elektrifikasi kendaraan umum, hingga konversi kendaraan umum. Dia mengatakan bahwa jumlah orang yang naik kendaraan umum meningkat menjadi satu juta orang per hari dari semula hanya 350 ribu orang per hari.

Dari penjelasan Anies tersebut, Prabowo pun melontarkan pertanyaan lagi kepada Anies.

"Saya bertanya dengan anggaran yang begitu besar, tapi realisasinya dalam lima tahun itu bagaimana untuk mengurangi polusi. Di mana saat itu warga Jakarta menderita penyakit pernapasan. Kalau menyalahkan angin, untuk apa ada pemerintah?" ujar Prabowo.

Lantas Anies pun kembali menjawab pertanyaan tersebut. "Inilah bedanya yang bicara pakai data dan yang pakai fiksi. Saya pakai data," ucapnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Anies pun menjelaskan bahwa data jumlah kendaraan bermotor di Jakarta selalu sama. Namun, dia mengklaim terdapat perbedaan, di mana suatu waktu polusi tidak muncul. 

"Jumlah motor dari hari ke hari sama, jumlah mobil juga, maka harusnya angka polusinya sama setiap waktu, betul tidak? tapi jumlah motor dan mobil yang sama, ada sisi sangat tidak polusi, ada sisi sangat polusi. Nanti kalau perlu saya kirim gambar satelitnya ke bapak," kata Anies.

Anies menegaskan bahwa dirinya telah melakukan pengendalian polusi udara dilakukan berdasarkan data. "Supaya bapak bisa melihat, inilah mengapa kita mengambil langkah memakai ilmu pengetahuan, pakai data, dan scientist. Kalau tidak pakai itu, tidak akan ada langkah yang benar," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies berjanji akan meneruskan upaya pengendalian polusi di luar Jakarta jika terpilih menjadi Presiden 2024. "Ini akan saya teruskan saat terpilih menjadi presiden nanti di luar Jakarta, akan kita kendalikan (polusi) juga," ucap Anies.

Pilihan Editor: Studi: Polusi Lalu Lintas di Jam Sibuk Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

11 jam lalu

Stasiun pemantau kualitas udara bergerak milik Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Pemerintah Jakarta menyatakan mengembangkan sistem inventarisasi emisi yang lebih sistematis untuk memantau sumber-sumber polusi udara. FOTO/Dok. DLH DKI
Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

Harapannya, upaya memperbaiki kualitas udara Jakarta akan lebih tepat sasaran karena semua penyebab dan solusinya sudah dikaji dan terukur.


Respons Anies Baswedan soal KIM Tawari PKS Tiket Cawagub Jakarta

12 jam lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Respons Anies Baswedan soal KIM Tawari PKS Tiket Cawagub Jakarta

Anies Baswedan memilih berdiskusi soal persoalan di Jakarta, ketimbang membahas bursa calon pada Pilgub Jakarta 2024.


Anies Baswedan Sebut Pilkada Bukan Soal Siapa yang Jadi Calon dan Wakilnya

14 jam lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Anies Baswedan Sebut Pilkada Bukan Soal Siapa yang Jadi Calon dan Wakilnya

Anies Baswedan tak terlalu memikirkan soal lawan yang akan dihadapinya dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta 2024.


Pembebasan Pajak PBB di Jakarta: Dimulai Ahok, Dinaikkan Anies dan Dijadikan Progresif Heru Budi

14 jam lalu

Kolase foto Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, Anies Baswedan dan Budi Heru (ANTARA)
Pembebasan Pajak PBB di Jakarta: Dimulai Ahok, Dinaikkan Anies dan Dijadikan Progresif Heru Budi

Pembebasan pajak PBB ini diawali oleh Gubernur Ahok pada 2016, nilainya lalu dinaikkan Anies dan dijadikan progresif Heru Budi


Wacana Pemasangan Anies Baswedan-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Begini Respon PDIP, PKB, Gerindra, dan PSI

18 jam lalu

Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep. TEMPO
Wacana Pemasangan Anies Baswedan-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Begini Respon PDIP, PKB, Gerindra, dan PSI

Wacana pemasangan Anies Baswedan-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 direspon sejumlah partai politik.


Kilas Balik Anies Baswedan Gratiskan PBB NJOP Hunian di Bawah Rp 2 Miliar

18 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa pembebasan pajak bumi dan bangunan atau PBB dilanjutkan dan diperluas. DINAS KOMINFO DKI JAKARTA
Kilas Balik Anies Baswedan Gratiskan PBB NJOP Hunian di Bawah Rp 2 Miliar

Heru Budi mengatakan, pemungutan pajak NJOP untuk hunian di bawah Rp 2 miliar tidak akan terdampak pada masyarakat bawah.


KH Marzuki Mustamar Bersiap Maju Pilkada Jawa Timur, Pernah Jadi Ketua PWNU Jatim

21 jam lalu

KH Marzuki Mustamar yang pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Bahasa Arab Universitas Islam Malang, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kota Malang, dosen di UIN Malang, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, masuk menjadi salah satu calon Ketua Umum PBNU periode 2021-2026. nu.or.id
KH Marzuki Mustamar Bersiap Maju Pilkada Jawa Timur, Pernah Jadi Ketua PWNU Jatim

KH Marzuki Mustamar disebut sedang bersiap untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur. Diganag-gadang dipasangkan dengan Tri Rismaharini.


PKS-PDIP-PKB Bersatu, Anies Baswedan Menuju Pilgub Jakarta?

21 jam lalu

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama keluarga menunaikan salat iduladha 1445 Hijriah di Masjid Babul Khoirot, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Lokasi masjid tempat Anies beribadah tidak jauh dari rumahnya. Tempo/Novali Panji
PKS-PDIP-PKB Bersatu, Anies Baswedan Menuju Pilgub Jakarta?

PKS, PDIP, dan PKB telah memberi sinyal dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta. Akankah Anies menuju PIlgub Jakarta?


Komentar Anies Baswedan, JK, dan Sandiaga Uno Setelah Nonton Bareng Film Lafran

22 jam lalu

Film Lafran. Facebook
Komentar Anies Baswedan, JK, dan Sandiaga Uno Setelah Nonton Bareng Film Lafran

Film Lafran siap tayang serentak mulai 20 Juni 2024. Anies baswedan, JK, dan Sandiaga Uno beri tanggapan setelah nonton bareng kisah Lafran Pane


Terkini: TKN Bantah Prabowo akan Naikkan Rasio Utang 50 Persen, Polemik Merger Angkasa Pura

1 hari lalu

Menteri Pertahanan dan Presiden terpilih Prabowo Subianto. REUTERS/Edgar Su
Terkini: TKN Bantah Prabowo akan Naikkan Rasio Utang 50 Persen, Polemik Merger Angkasa Pura

Berita terkini: TKN membantah bahwa Prabowo Subianto akan menaikkan rasio utang menjadi 50 persen. Rencana merger Angkasa Pura menuai polemik.