Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Melihat Langsung Perakitan Mobil Listrik BYD di Cina

Reporter

image-gnews
Proses perakitan mobil BYD di pabrik Changzhou, Cina. (BYD)
Proses perakitan mobil BYD di pabrik Changzhou, Cina. (BYD)
Iklan

TEMPO.CO, Chanzhou, CinaProdusen otomotif raksasa asal Cina, BYD (Build Your Dreams), memiliki pabrik perakitan canggih di kawasan industri Changzhou Airport Industrial Park, Changzhou, Cina. Ini adalah dari satu dari total delapan pabrik BYD yang disebut "Megafactory".

Pabrik ini digunakan untuk merakit dua model mobil listrik populer, BYD Seal dan BYD Dolphin. Dalam sehari, pabrik ini mampu merakir 1.200 unit mobil listrik. 

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatkaan bahwa pabrik Changzhou merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki BYD karena merupakan landasan komitmen keberlanjutan BYD. 

"Pabrik ini memiliki kemampuan untuk membuat komponen hingga perakitan yang memungkinkan BYD memproduksi kendaraan energi terbarukan (New Energy Vehicle/NEV) dengan kualitas tinggi dan biaya yang terjaga," kata Zhao. 

Pabrik Changzhou didirikan pada tahun 2019 dengan luas area 11.600 meter per segi. Mulai 2021, pabrik ini memproduksi kendaraan dengan e-platform melalui model Seal dan Dolphin. 

Pabrik ini memiliki empat aera utama, yaitu stamping, welding, assembly, dan painting. BYD mengklaim pabrik ini menggunakan mesin yang didesain sendiri untuk mencapai efisiensi 50 persen lebih tinggi dibanding pabrikan otomotif Cina lainnya. Efisiensi produksi salah satunya diterapkan dengan sistem otomatisasi hingga 95 persen dari total proses dalam kebutuhan tertentu. 

Pada area stamping, sistem otomatisasi berperan untuk memproduksi panel body atau struktur badan mobil. Di area welding, terdapat 477 tenaga robot dari 1.000 lebih unit robot yang ada di dalam pabrik. 

Kecanggihan lain yang juga diimplementasikan pada area welding adalah adanya teknologi robotic welding yang menghasilkan tingkat kerapatan pengelasan rangka dengan lebih mulus. 

Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat Atto 3 mendapatkan NCAP (New Star Assessment Program) 5 star. 

Sementara itu pada area assembly, salah satu sistem otomatisasi diterapkan untuk menyamakan waktu penyatuan rangka mobil, platform, dan baterai secara bersamaan.

Head of Marketing Communication BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa masing-masing area tersebut memiliki tim riset dan pengembangan sendiri untuk melakukan berbagai pengecekan yang diperlukan. Misalnya, pengecekan dan penelitian kesalahan atau kerusakan pada area stamping, pengecekan dengan sampel acak untuk melihat potensi kesalahan presisi pada area welding, dan pengecekan dengan sampel acak akan potensi kesalahan produksi pada area assembly.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada dasarnya, Industri otomotif terdiri dari dua bagian penting, yaitu manufaktur dan distribusi. Keunggulan teknologi yang diperlihatkan melalui salah satu pabrik kami yang berada di Changzhou ini, menjadi wujud kesiapan BYD dalam menyediakan dan memenuhi kebutuhan pasar melalui fasilitas produksi yang unggul dan massal,” kata Luther.

Kapasitas Produksi 2023 Tertinggi

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi mencapai 300 ribu unit kendaraan enegri terbarukan per tahun. Kapasitasnya bisa ditambah untuk menyesuaikan permintaan pasar. 

Dari total produksi delapan pabrik BYD pada tahun 2023, BYD telah mencatatkan rekor produksi mobil listrik baterai dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) sebanyak 6 juta unit yang didistribusikan secara global.  

Sejak tahun 2008 hingga semester pertama tahun 2023, BYD telah mencapai total penjualan sebanyak 1,25 juta unit kendaraan dan berada pada peringkat sepuluh produsen mobil terbesar di dunia. 

Prestasi ini juga mencakup unit ekspor kepada lebih dari 70 negara. Pada tahun 2024, BYD akan memasukkan Indonesia ke dalam peta visi ekosistem tanpa emisi yang dimulai dengan memperkenalkan tiga model NEV. 

“Kami ingin mensinergikan dedikasi BYD pada bumi dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission. Kami melihat besarnya potensi sinergi ini dari peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan pertimbangan konsumen yang semakin cerdas, kami yakin BYD akan diterima dengan baik dan menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia,” ujar Zhao. 

Pilihan Editor: BYD Siap Bekerja Sama Bangun Infrastruktur Kendaraan Listrik di Indonesia

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menhub Budi Karya: Tamu VIP untuk HUT RI di IKN Pakai Kendaraan Listrik

10 jam lalu

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelaikan jalan bus pariwisata di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, 9 Juni 2024. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak
Menhub Budi Karya: Tamu VIP untuk HUT RI di IKN Pakai Kendaraan Listrik

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan tamu-tamu VIP untuk HUT Kemerdekaan RI di IKN harus menggunakan kendaraan listrik.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

12 jam lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Foto: IEMS)
Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kepala BRIN menilai ekosistem kendaraan listrik di dunia, termasuk Indonesia, masih belum matang karena keterbatasan teknologi.


Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

11 hari lalu

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022. Jokowi berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

Jokowi optimistis indeks kualitas udara di ibu kota baru bisa mencapai angka 0.


Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

21 hari lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Nikkei Forum 29th Future of Asia, Tokyo, Jumat (24/5/2024). ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

Menteri Airlangga menyatakan komitmen transisi energi lewat kerja sama pemerintah RI - Jepang terlihat dari roadmap investasi kendaraan listrik.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

23 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Tesla Dinobatkan sebagai Produsen Mobil Paling Inovatif oleh Survei IMD

23 hari lalu

Logo Tesla. Istimewa
Tesla Dinobatkan sebagai Produsen Mobil Paling Inovatif oleh Survei IMD

Tesla mengalahkan BYD, Volkswagen, Stellantis, dan Hyundai di peringkat teratas.


Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

23 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersalaman dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk saat berkunjung ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla Inc, di Austin, Texas, Amerika Serikat, 26 April 2022. Foto/Istimewa
Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

Menteri Luhut mengatakan Tesla belum berinvestasi di Indonesia karena alasan oversupply kendaraan listrik (EV) dari China.


Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

23 hari lalu

Baterai lithium untuk kendaraan listrik. REUTERS
Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

Pemerintah menargetkan pengembangan sebanyak 2 juta unit kendaraan listrik roda empat dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua pada 2030 mendatang.


Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

24 hari lalu

Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama bilateral Indonesia dan Korea Selatan akan digenjot.