Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Produsen Khawatir Penjualan Mobil Listrik Global Menurun

Reporter

image-gnews
Logo Tesla terlihat di Shanghai Gigafactory pembuat mobil listrik AS sebelum upacara pengiriman di Shanghai, China 7 Januari 2020. REUTERS/Aly Song
Logo Tesla terlihat di Shanghai Gigafactory pembuat mobil listrik AS sebelum upacara pengiriman di Shanghai, China 7 Januari 2020. REUTERS/Aly Song
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil listrik global sedang mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Hasil tersebut membuat produsen mobil khawatir dengan industri kendaraan listrik yang diprediksi menjadi masa depan otomotif.

Dikutip Reuters, Rabu, 27 Desember 2023 produsen mobil seperti Tesla, Volkswagen, dan Mercedes-Benz mengaku khawatir terhadap tingkat suku bunga yang tinggi dan dinamika pasar tak kunjung naik. Mereka pesimistis jumlah calon pembeli akan bertambah banyak di tahun-tahun berikutnya.

"Masalah utamanya merupakan ketidakpastian. Banyak yang beranggapan bahwa teknologi akan meningkat dan lebih memilih menunggu tiga tahun untuk model berikutnya daripada membeli kendaraan sekarang yang akan cepat kehilangan nilainya," kata Thomas Niedermayer, salah seorang pemilik dealer di Jerman.

Tesla bahkan kini harus mengobral harga jual mobil listriknya. Perusahaan milik Elon Musk tersebut mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis, bahkan pangsa Tesla turun di bawah 60 persen untuk pertama kalinya. Hal ini tentu disebabkan kondisi pasar yang sedang lesu.

"Dalam hal penjualan kendaraan listrik, pasar kemungkinan sedang menuju ke dalam palung kekecewaan di mana kolaborasi dari banyak pihak akan diperlukan untuk mendorongnya. Membangun kendaraan listrik adalah satu hal, dan banyak orang di industri ini yang telah membuktikan keahliannya dalam bidang tersebut. Menjual kendaraan listrik adalah sesuatu yang berbeda," tulis cermat Cox Automotive dalam rilisnya, dikutip USAToday.

Di sisi lain, produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford, juga berencana memangkas produksi baterai mereka di pabrik Michigan karena menurunnya permintaan kendaraan listrik. Awalnya, Ford berniat memproduksi baterai sebesar 35 gigawatt jam, namun sekarang mereka menurunkan kapasitas produksinya menjadi 20 gigawatt jam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perubahan ekonomi diprediksi dapat membuat pembeli lebih hemat, dan hasilnya, harga rata-rata kendaraan listrik turun lebih dari 17 persen tahun ini, seperti yang dilaporkan oleh Businessinsider. Mobilnya berlebih, namun permintaannya sedikit.

Sementara itu, untuk pasar otomotif di Indonesia, penjualan mobil listrik mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Tahun ini, penjualan mobil listrik tercatat sebanyak 13 ribuan unit sampai dengan November 2023. Padahal, tahun lalu sampai Desember saja penjualan mobil listrik hanya mencapai 10 ribuan unit.

Meski begitu, jumlah kendaraan listrik di Tanah Air masih jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan total penjualan kendaraan yang mencapai 900 ribuan unit sampai November 2023.

Pilihan Editor: 15 Juta Kendaraan Listrik Ditargetkan Beroperasi pada 2030

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

24 menit lalu

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Foto: IEMS)
Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kepala BRIN menilai ekosistem kendaraan listrik di dunia, termasuk Indonesia, masih belum matang karena keterbatasan teknologi.


Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

7 hari lalu

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022. Jokowi berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

Jokowi optimistis indeks kualitas udara di ibu kota baru bisa mencapai angka 0.


Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

17 hari lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Nikkei Forum 29th Future of Asia, Tokyo, Jumat (24/5/2024). ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

Menteri Airlangga menyatakan komitmen transisi energi lewat kerja sama pemerintah RI - Jepang terlihat dari roadmap investasi kendaraan listrik.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

19 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Tesla Hapus Dukungan Bermain Game Steam untuk Model X Terbaru

19 hari lalu

Logo Tesla. REUTERS
Tesla Hapus Dukungan Bermain Game Steam untuk Model X Terbaru

Tesla mengejutkan para calon pembeli Model X terbaru dengan menghapus dukungan Steam, platform game PC yang sebelumnya diintegrasikan ke dalam mobil.


Tesla Dinobatkan sebagai Produsen Mobil Paling Inovatif oleh Survei IMD

19 hari lalu

Logo Tesla. Istimewa
Tesla Dinobatkan sebagai Produsen Mobil Paling Inovatif oleh Survei IMD

Tesla mengalahkan BYD, Volkswagen, Stellantis, dan Hyundai di peringkat teratas.


Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

19 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersalaman dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk saat berkunjung ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla Inc, di Austin, Texas, Amerika Serikat, 26 April 2022. Foto/Istimewa
Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

Menteri Luhut mengatakan Tesla belum berinvestasi di Indonesia karena alasan oversupply kendaraan listrik (EV) dari China.


Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

19 hari lalu

Baterai lithium untuk kendaraan listrik. REUTERS
Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

Pemerintah menargetkan pengembangan sebanyak 2 juta unit kendaraan listrik roda empat dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua pada 2030 mendatang.


Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

20 hari lalu

Indonesia-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Genjot Kendaraan Listrik hingga Teknologi Nuklir

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kerja sama bilateral Indonesia dan Korea Selatan akan digenjot.


Pemerintah Siapkan Dana US$ 455 Juta untuk Subsidi Motor Listrik

20 hari lalu

Sejumlah pengendara sepeda motor listrik bersiap mengikuti riding bareng Motoe RI-1 di Jakarta, Ahad, 28 Januari 2024. Parade motor listrik yang digelar Gotion Indonesia dan Elektrik Rakyat Indonesia tersebut untuk mensosialisasikan dan juga mengedukasi masyarakat mengenai solusi transportasi ramah lingkungan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pemerintah Siapkan Dana US$ 455 Juta untuk Subsidi Motor Listrik

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM menyiapkan dana sebesar US$ 455 juta untuk mensubsidi penjualan sepeda motor listrik.