80 Persen Mobil yang Dipasarkan BMW Rakitan Lokal

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW 730 Li yang diserahterimakan untuk H.E. Dr. Hoang Anh Tuan, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    BMW 730 Li yang diserahterimakan untuk H.E. Dr. Hoang Anh Tuan, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 80 persen penjualan BMW Group Indonesia disumbang dari produk-produk yang mereka hasilkan dari pabrik perakitan BMW di Indonesia.

    Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie O'Tania menjelaskan, BMW Group Indonesia sudah meningkatkan aktivitas produksinya di Tanah Air sejak 2011 dengan investasi Rp 250 miliar.

    Baca: Mobil BMW Dipakai Lebih dari 40 Diplomat, Begini Jaminan Layanan

    Investasi dilakukan untuk pengembangan dan penambahan teknologi pada pabrik BMW di kawasan Sunter, Jakarta Utara, yang ternyata ikut meningkatkan penjualan produk mereka di pasar Indonesia.

    "Penjualan BMW di Indonesia, 80 persennya adalah kendaraan yang dirakit lokal," kata Jodie kepada wartawan sebelum menyerahkan kunci BMW 730Li kepada Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Dr Hoang Anh Tuan, di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.

    Ia menambahkan, terdapat enam model BMW yang dirakit di Indonesia, di antaranya BMW Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3, dan X5.

    Baca: Begini Awal Kisah Mercedes-Benz Memproduksi Sedan untuk Presiden

    Penjualan BMW rakitan lokal bisa mendominasi ditunjang dengan kinerja 19 dealer yang juga menjual produk MINI, yang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia. BMW juga telah menyediakan dealer khusus BMW i untuk konsumen yang membutuhkan mobil listrik dan hybrid dari pabrikan asal Jerman itu.

    "Di Jakarta kami memiliki dealer BMW i, yang merupakan sub-brand BMW untuk kendaraan listrik dan hybrid," kata Jodie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.