Cina Dirikan 100 Ribu Tiang Charger Mobil Listrik di Beijing

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanda khusus berada di atas jalan yang menunjukkan pusat pengisian daya bagi mobil listrik di jalanan Paris, Prancis, 12 September 2017. REUTERS/Philippe Wojazer

    Tanda khusus berada di atas jalan yang menunjukkan pusat pengisian daya bagi mobil listrik di jalanan Paris, Prancis, 12 September 2017. REUTERS/Philippe Wojazer

    TEMPO.CO, Beijing - Pemerintah Kota Beijing mengumumkan pihaknya pada November tahun lalu telah menyelesaikan pembuatan lebih dari 100 ribu tiang charger untuk isi ulang baterai mobil listrik.

    "Kendaraan energi baru (NEV) akan memiliki akses untuk mengisi bahan bakar yang tersedia dalam jarak per-lima kilometer di Beijing," kata Komisi Manajemen Kota Beijing, Jumat, 5 Januari 2018.

    Baca: Penjualan Mobil Listrik dan Hybrid di Norwegia Melonjak

    Sekitar 100 tempat pengisian tersusun secara rapih di bawah tanah pada tempat parkir di Beijing Tianqiao Performing Arts Center. Untuk mengisi bahan bakar mobil hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar satu jam dengan biaya sekitar 40 yuan atau Rp 83 ribu.

    Menurut komisi tersebut, tiang pengisian yang sudah terpasang telah memiliki strandar keselamatan yang berlaku.

    Simak: Kota di Cina Ini Siap Beralih ke Mobil Listrik dan Hybrid

    Beijing juga telah meluncurkan aplikasi untuk menawarkan informasi tentang posisi tiang charger serta layanan pembayaran online.

    Dalam Rencana Lima Tahun China (2016-2020), negara tersebut akan membangun jaringan stasiun pengisian daya nasional untuk memenuhi permintaan lima juta kendaraan listrik pada tahun 2020.

    CHINA DAILY | NAUFAL SHAFLY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.