Toyota Optimistis Penjualan 2018 Lebih Baik, Ini Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Toyota Astra Motor mengundang komunitas Toyota Yaris Club Indonesia dalam peluncuran New Toyota Yaris di Jakarta, 20 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    PT Toyota Astra Motor mengundang komunitas Toyota Yaris Club Indonesia dalam peluncuran New Toyota Yaris di Jakarta, 20 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) menyakini penjualan tahun 2018 akan membaik dibandingkan 2017. Berdasarkan data dari Gaikindo maupun AISI menunjukkan adanya kenaikan dibanding periode yang sama tahun lalu. Gaikindo mencatat penjualan mobil selama Januari sebanyak 95.892 unit, naik 11 persen dibanding Januari tahun lalu yang sebesar 86.262 unit. Sedangkan penjualan motor berdasarkan data AISI pada Januari tahun ini sebesar 482.537 unit, naik 1,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

    Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan terdapat beberapa faktor yang membuat tren penjualan mobil di awal tahun meningkat, antara lain, kondisi makro perekonomian Indonesia yang membaik, daya beli kalangan menengah yang mulai meningkat sehingga banyak pabrikan yang meluncurkan varian mobil mengikuti selera konsumen.

    Baca: Avanza Tigre Dikabarkan Keluar Setelah Yaris, Ini Kata Bos Toyota

    "Pabrikan sekarang memperkenalkan produk sesuai pasar, dan tentu saja konsumen membelinya. Ini yang menyebabkan terjadi peningkatan," tuturnya.

    Toyota masih tetap teratas dengan mencatat penjualan 25.410 unit. Menyusul kemudian adalah Daihatsu (18.788 unit), Mitsubishi (17.753 unit). Khusus untuk Mitsubishi penjualan banyak disumbang oleh Xpander, Low MPV yang tengah naik daun.

    Bahkan, menurut Kyoya Kondo, Presiden Direktur Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia, pihaknya sangat kewalahan memenuhi permintaan konsumen akan Xpander. Kapasitas pabrik Mitsubishi di Cikarang terpaksa ditingkatkan. Dari 5 ribu unit pada Desember 2017 lalu, kemudian pada Januari 2018 ditingkatkan menjadi 6 ribu unit/bulan dan tahun ini ditargetkan menjadi 10 - 11 ribu unit per bulan.

    Honda pada Januari terjual 13.572 unit. Kontribusi terbesar Honda adalah dari sektor hatchback, terutama Honda Brio. Menyusul kemudian Suzuki (11.511 unit) dan Nissan (1.189 unit). Khusus untuk Suzuki kontribusi terbesar adalah dari produk Suzuki Ignis dan Ertiga. Mobil compcat car terbaru dari mobil berlogo S tersebut rata-rata terjual lebih dari 6 ribu unit.

    Baca: Toyota Vellfire Sitaan dari Nazaruddin Dilelang Mulai Rp 157 Juta

    Untuk penjualan mobil LCGC pada Januari tahun ini tercatat 20.387 unit, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 22.365 unit. Pasar mobil murah ramah lingkungan ini masih dikuasai oleh produk-prodk Grup Astra seperti: Toyota Agya dan Calya, Daihatsu Ayla dan Sigra.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.