Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tip Berkendara Agar Hemat Bahan Bakar

Reporter

image-gnews
Suasana kemacetan di kawasan Kalimalang, Jakarta, 4 Desember 2017. Tempo/Ilham Fikri
Suasana kemacetan di kawasan Kalimalang, Jakarta, 4 Desember 2017. Tempo/Ilham Fikri
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menghemat bahan bakar pada kendaraan pribadi atau operasional tidak hanya mengurangi beban biaya, melainkan ikut mengurangi polusi udara dan mengurangi dampak pemanasan glonal berkat konsumsi BBM yang efisien.

Sayangnya, tidak semua pengemudi kendaraan memahami cara menghemat bahan bakar walaupun hal itu cukup mudah dilakukan.

General Manager Technical Plant PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rodko Purba, memberikan sejumlah tip berkendara agar konsumsi bahan bakar lebih irit. Rodko menjelaskan sejumlah faktor yang mempengaruhi konsumsi bahan bakar pada kendaraan komersial antara lain spesifikasi kendaraan, usia mobil, jenis usaha dan bobot muatan, rute perjalanan, perawatan dan cara mengemudi.

Baca: 9 Tip Aman Berkendara Saat Hujan

"Eco-driving adalah cara yang bagus, mudah dan murah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar saat berkendara. Eco-driving berguna mengurangi CO2 yang dihasilkan kendaraan," kata Rodko Purba di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, Minggu, 3 Maret 2018.

Rodko kemudian menggarisbawahi enam cara mengemudi untuk menghemat bahan bakar. Ia mengakatakan enam hal ini bisa digunakan secara umum pada kendaraan pribadi maupun niaga.

Pertama, menjaga kecepatan kendaraan agar tidak terlalu tinggi. Mobil yang melaju kencang tentunya lebih boros bahan bakar ketimbang kendaraan yang berjalan sekira 60-80 km per jam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kedua, pengemudi harus menjaga mesin bekerja pada putaran rendah. Putaran mesin yang tinggi atau RPM di atas 2.000 membuat kendaraan lebih banyak menyedot bahan bakar.

Simak: 4 Sikap Tip Menjaga Keselamatan Berkendara

Ketiga, pengemudi yang memakai kendaraan transmisi manual harus mengupayakan perpindahan gigi secara tepat. Kebiasaan terlambat memindahkan posisi gigi akan membuat RPM meninggi dan bahan bakar menjadi boros.

Keempat, pengemudi harus berlatih menjaga kecepatan kendaraan secara konstan, tidak berakselerasi secara tiba-tiba juga tidak berhenti mendadak karena meningkatkan kerja mesin dan membuat boros BBM.

Kelima, memaksimalkan Engine Brake saat akan mengurangi kecepatan. Cara ini menuntut pengendara mengetahui medan jalan untuk merencanakan kapan waktu terbaik untuk mengurangi kecepatan dengan bantuan mesin, sehingga mengurangi penggunaan rem secara mendadak.

Keenam, meminimalisasi idling atau kendaraan hidup saat kondisi diam. Mematikan kendaraan bisa dilakukan pada kemacetan panjang seperti di Tol Jakarta-Cikampek atau saat sedang beristirahat agar bahan bakar tidak terbuang percuma.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dirut Pertamina Patra Niaga Turun Langsung Cek Kondisi Pipa Tuban

3 hari lalu

Dirut Pertamina Patra Niaga Turun Langsung Cek Kondisi Pipa Tuban

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, turun langsung ke Terminal BBM Tuban pasca insiden kebocoran BBM jenis Pertamax yang terjadi di dalam area terminal


Pipa Bocor di Tuban, Pertamina Patra Niaga Langsung Evakuasi Warga

3 hari lalu

Pipa Bocor di Tuban, Pertamina Patra Niaga Langsung Evakuasi Warga

Warga yang terdampak mendapatkan pelayanan medis. Kebutuhan konsumsi juga dijamin oleh Pertamina Patra Niaga


Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

8 hari lalu

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022. Jokowi berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

Jokowi optimistis indeks kualitas udara di ibu kota baru bisa mencapai angka 0.


Pascakebakaran, BPH Migas Tinjau Kilang Balikpapan untuk Memastikan Pasokan BBM Aman

11 hari lalu

Petugas melakukan pengecekan jaringan pipa minyak di kilang unit pengolahan (Refinery Unit) V, Balikpapan, Kalimantan Timur, 14 April 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko
Pascakebakaran, BPH Migas Tinjau Kilang Balikpapan untuk Memastikan Pasokan BBM Aman

BPH Migas memastikan pasokan BBM tetap terjaga dengan baik, saat meninjau Kilang Pertamina International (KPI) Refinery Unit (RU) V Balikpapan.


Penggunaan Pertalite Terus Naik Sejak Pandemi Berlalu, BPH Migas Minta Tambahan Kuota untuk 2025

14 hari lalu

Pengendara kendaraan motor saat membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sebuah SPBU di Jakarta, Selasa 23 Januari 2024. PT Pertamina (Persero) belum menghapus BBM jenis Pertalite saat ini. Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan pihaknya saat ini masih mengkaji rencana itu. Rencana penghapusan Pertalite sebelumnya disampaikan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. Ia mengatakan pihaknya mengusulkan agar mulai tahun ini tak menjual BBM yang kadar oktannya (RON) di bawah 91, sehingga menghapus Pertalite yang spesifikasinya saat ini RON 90. Keputusan ini sekaligus menegaskan Pertamina bergerak mengikuti aturan standar emisi Euro 4 dari pemerintah. Nicke mengatakan setelah Pertalite dihapus, perusahaan pelat merah ini akan menggantinya menggunakan produk baru RON 92.Produk itu adalah Pertamax Green 92 yang merupakan campuran antara RON 90 (Pertalite) dengan 7 persen Bioetanol (E7). TEMPO/Subekti.
Penggunaan Pertalite Terus Naik Sejak Pandemi Berlalu, BPH Migas Minta Tambahan Kuota untuk 2025

BPH Migas mengajukan kuota distribusi jenis Pertalite sebesar 31,33 juta kilo liter-33,23 juta kilo liter, naik dari kuota tahun ini


Terkini: Tol PIK 2 Hubungkan Kawasan Segi Tiga Emas Tangerang, Gaji UMR Jakarta Rp 5 Juta Bisa Beli Rumah dari Tapera?

14 hari lalu

PIK 2. pik2.com
Terkini: Tol PIK 2 Hubungkan Kawasan Segi Tiga Emas Tangerang, Gaji UMR Jakarta Rp 5 Juta Bisa Beli Rumah dari Tapera?

Pembangunan jalan Tol PIK 2 menghubungkan Kamal-Teluknaga-Rajeg-Balaraja (Kataraja) sepanjang 38,6 kilometer.


Pemerintah Kembangkan BBM yang Diklaim Ramah Lingkungan, Luhut Bidik Keuntungan Rp12 T

14 hari lalu

PT Pertamina (Persero) telah resmi memasarkan Pertamax Green 95 sejak Senin, 24 Juli 2023. Produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru itu merupakan hasil pencampuran Pertamax dengan Bioetanol sebesar 5 persen (E5). Perpaduan ini menghasilkan produk baru yang diklaim memiliki Research Octane Number (RON) sebesar 95. TEMPO/Tony Hartawan
Pemerintah Kembangkan BBM yang Diklaim Ramah Lingkungan, Luhut Bidik Keuntungan Rp12 T

Pemerintah mengembangkan BBM yang diklaim lebih ramah lingkungan, yaitu bahan bakar aviasi ramah lingkungan atau SAF dan Pertamax Green 95


Rencana Kenaikan BBM, Pengamat: Pemerintah Butuh Dana Program Makan Siang Gratis Prabowo

14 hari lalu

Ilustrasi pengendara kendaraan motor saat membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sebuah SPBU. TEMPO/Subekti.
Rencana Kenaikan BBM, Pengamat: Pemerintah Butuh Dana Program Makan Siang Gratis Prabowo

Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menduga kenaikan harga BBM terkait dengan kebutuhan dana program makan siang gratis.


Ekonom Kritik Rencana Kenaikan BBM, PPN, hingga Iuran Tapera: Kemiskinan akan Bertambah

14 hari lalu

Suasana SPBU di pinggir Jalan Tol S. Parman, Jakarta Barat.  Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Ekonom Kritik Rencana Kenaikan BBM, PPN, hingga Iuran Tapera: Kemiskinan akan Bertambah

Ekonom Celios mengkritik langkah fiskal pemerintahan Jokowi yang akan menaikkan BBM, PPN, hingga penarikan iuran Tapera. Kemiskinan akan meningkat.


Pertamina Minta Pemerintah Kaji Kembali Subsidi Solar

15 hari lalu

Nelayan menyiapkan solar untuk persiapan melaut di dermaga PPI Lempasing, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu 19 Maret 2022. Nelayan setempat mengaku sejak dua minggu terakhir sulit  mendapat BBM solar bersubsidi dengan harga Rp5.150 akibat pembatasan pasokan dari PT Pertamina, sebagian nelayan saat ini mulai beralih mengunakan BBM Dexlite dengan harga lebih tinggi Rp13.250 per liter agar tetap bisa melaut. ANTARA FOTO/Ardiansyah
Pertamina Minta Pemerintah Kaji Kembali Subsidi Solar

Pertamina meminta pemerintah meninjau kembali alokasi subsidi solar.