Komunitas Yamaha Aerox Balapan di Yamaha Cup Race

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas Yamaha Aerox belajar pengalaman balap dari pembalap nasional binaan Yamaha Indonesia, Rey Ratukore di Medan, 31 Maret-1 April 2018. Dok YIMM

    Komunitas Yamaha Aerox belajar pengalaman balap dari pembalap nasional binaan Yamaha Indonesia, Rey Ratukore di Medan, 31 Maret-1 April 2018. Dok YIMM

    TEMPO.CO, Jakarta - Seri perdana balap motor Yamaha Cup Race (YCR) pekan lalu di sirkuit Pancing, Medan, diserbu penonton. Balap motor one make race tahun ke-29 itu diramaikan dengan kelas baru, yakni Yamaha Aerox 155 Cup Community khusus untuk komunitas pengguna Yamaha Aerox.

    Yamaha menyediakan sepeda motor Yamaha Aerox 155, wearpack dan helm NHK untuk peserta. Mekanik-mekanik andal juga dilibatkan untuk menangani motor yang digeber. Komunitas juga diedukasi oleh pembalap senior Yamaha, Rey Ratukore, yang memberikan coaching clinic sebelum balapan dan latihan bersama di sirkuit.

    Baca: Komunitas Yamaha Aerox Belajar Balap dari Rey Ratukore

    Akhirnya dalam sejarah perjalanan YCR tercetak nama tiga peserta yang naik podium di kelas baru ini. Dimaz Pring's (ASIC Sentral Yamaha Medan), Bayu Sukma (NR Medan/Nmax Rider), Erfin S. Lubis (ARCI Chapter Medan/Aerox 155 Riders Club Indonesia) mencatatkan namanya di podium kelas Yamaha Aerox 155 Cup Community.

    ”Saya memang hobi balap, sebelumnya pernah dengan Yamaha R15 dan Yamaha Soul GT 125 di sirkuit Pancing. Ini pertama kalinya pakai Yamaha Aerox dan langsung menang,” kata Dimaz Pring's dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu, 4 April 2018.

    Baca: Yamaha Aerox 155VVA R-Version Punya Warna Baru, Ini Penampakannya

    Podium kedua direbut Bayu Sukma (NR Medan/Nmax Rider). Dalam kesehariannya, Bayu punya Yamaha Nmax dan Yamaga Aerox 155. Bayu ikut YCR karena ingin merasakan seperti jadi pembalap sesungguhnya. ”Ini pertama kalinya saya ikut balapan resmi. Saya merasa seperti pembalap sebenarnya. Biasanya hanya muter-muter di sirkuit Pancing,” ujarnya.

    Di podium ketiga ada pemuda Medan yaitu Erfin S. Lubis (ARCI Chapter Medan) yang mengaku belajar otodidak untuk persiapan balapan ini. ”Saya tidak pernah ikut balapan di sirkuit dan baru pertama kali ini balapan di sirkuit Pancing. Saya belajar sendiri lihat di internet. Untungnya saya sehari-hari memang pakai Yamaha Aerox 155 dan sudah terbiasa naik motor di tikungan karena di kampung saya jalanannya banyak belokan. Jadi saat di sirkuit bisa dihadapi,” ungkap Erfin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.