Mercedes-Maybach Menebar Teaser Mobil Premium Terbaru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setir Mercedes-Maybach baru. Sumber: carscoops.com

    Setir Mercedes-Maybach baru. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mercedes-Maybach akan memperkenalkan konsep baru di Auto China 2018 di Beijing pada akhir bulan ini. Kemungkinan model baru ini akan menjadi sesuatu yang benar-benar spektakuler dengan kemewahan di dalamnya. Dalam video teaser selama 30 detik, nampak bahwa mobil mewah ini akan memiliki konsol tengah berukuran besar dan mengambang.

    Dengan konsep yang muncul dalam teaser tersebut, muncul banyak spekulasi bahwa mobil baru dari Mercedes-Maybach adalah model SUV. Dalam mobil ini tampaknya memiliki empat kursi independent, dengan sisipan aluminium pada setir kemudi--seperti pada Vision Mercedes-Maybach 6 Cabriolet, desain kayu di dashboard dan panel pintu dan beberapa aksen emas di kabin.

    Baca: Mercedes-Benz E350 e Plug-in Hybrid Hadir di IIMS 2018

    Lalu penggunaan bahan kulit putih menyelimuti jok dan beberapa interior lainnya, logo Maybach, dan pencahayaan yang menciptakan suasana mewah di dalam kendaraan.

    Konsol tengah Mercedes-Maybach baru. Sumber: carscoops.com

    Berdasarkan laporan sebelumnya, kemungkinan Mercedes-Maybach GLS dapat menampilkan peningkatan model yang lebih stylist seperti Vision 6 berupa grill, roda baru, kursi belakang berpemanas, dan berventilasi dengan fungsi pijat. Wheelbase mobil ini diduga akan lebih panjang.

    Baca: Sosok Klasik Mercedes Benz Pullman Presiden, Harganya Bikin Kaget

    Mesin akan menggunakan Mercedes-AMG GLS 63 twin-turbo V8, meskipun ada kemungkinan menggunakan mesin hybrid dan plug-in hybrid. Alasannya, mobil tipe GLS baru didasarkan pada platform MHA. Beijing Auto Show 2018 digelar dalam waktu kurang dari dua minggu, 25 April 2018.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.