Rabu, 26 September 2018

Pengguna Mobil Ferrari Hanya Dipakai 2 Tahun, Kemudian Dijual

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil terbaru Ferrari 488 Pista saat diperkenalkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Palexpo, Jenewa, Swiss, 6 Maret 2018.  (Cyril Zingaro/Keystone via AP)

    Mobil terbaru Ferrari 488 Pista saat diperkenalkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Palexpo, Jenewa, Swiss, 6 Maret 2018. (Cyril Zingaro/Keystone via AP)

    TEMPO.CO, JakartaFerrari mencatat rata-rata pemilik mobil supercar ini mengganti mobil lama dengan mobil baru dalam 2 tahun. Data tersebut berdasarkan program trade in atau tukar tambah yang selama ini dilakukan.

    “Rata-rata itu 2 tahun tukar dengan mobil baru. Ada juga yang menyimpan untuk waktu yang lama, ada juga yang untuk seumur hidup,” kata CEO Ferrari Indonesia Arie Christopher di Jakarta, belum lama ini.

    Baca: Ini Alasan Mobil Bekas Ferrari Bisa Jadi 'Harta Karun'

    Dia melanjutkan, setiap tahun program tukar tambah menyumbang 30 persen terhadap kinerja perusahaan. Sebanyak 70 persen sisanya adalah konsumen yang tidak menukarkan Ferrari lamanya.

    Ferrari Indonesia mencatat, trade in menjadi satu penyelamat di tengah stagnansi pasar selama 2 tahun terakhir. Program ini menstimulasi konsumen untuk membeli mobil baru dan juga memastikan ketersediaan stok pre owned division atau divisi penjualan mobil bekas.

    Divisi tersebut selama 2 tahun terakhir mencatat pertumbuhan signifikan. Perusahaan mengklaim permintaan Ferrari tangan kedua naik 50 persen sepanjang tahun lalu dibandingkan dengan 2016. “Kondisinya begini, di mana penjualan tengah lesu, di situ pula pre owned business akan naik,” kata Arie.

    Baca: Mobil Listrik Terkencang Sedunia Pakai 9.000 Baterai Smartphone

    Ferrari Indonesia yang berdiri sejak 2001 mencatat populasi mobil berlambang kuda jingkrak sudah mencapai 500 unit di Indonesia. Sebanyak 90 persen di antaranya berumur kurang dari 20 tahun, sedangkan sisanya lebih tua dari itu dan tergolong Ferrari klasik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.