Senin, 10 Desember 2018

Diproduksi 2019, AMMdes Akan Dijual ke 70 Ribu Desa

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi melihat stan KMW saat meninjau pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Indonesia Convention Exhibiton (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, 2 Agustus 2018. Tempo/Amston Probel

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi melihat stan KMW saat meninjau pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Indonesia Convention Exhibiton (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, 2 Agustus 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia selaku produsen AMMdes targetkan poduksi 3 ribu sampai 6 ribu unit AMMdes untuk awal tahun 2019. Untuk 2020 target naik 12 ribu hingga 15 ribu unit.

    “Target penjualan ke 70 ribu desa seluruh Indonesia, tapi yang bisa dilalui alat ini hanya 60 ribu desa,” kata Procurement Department Head PT KMWI, Ryan Prasetyo di GIIAS 2018 pada Jumat, 3 Agustus 2018

    Ryan menjelaskan bahwa saat ini masih fokus untuk perkenalan alat AMMdes. Sementara, produksinya sudah berjalan. Tapi untuk ketersediaan unit untuk konsumen awal tahun depan. "Kami menargetkan awal tahun depan produksi 3 ribu hingga 6 ribu unit,” kata Ryan. 

    Baca: Inilah Tampang Mobil Desa Kiat Mahesa Wintor yang Siap Diproduksi

    AMMdes memiliki mesin diesel 500 cc yang mampu menghasilkan 14 Hp pada 2.400 rpm elektrik starter bepenggerak roda belakang dengan Differential Lock System. Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 20 liter,  suspensi depan double arm, suspensi belakan trailing arm.

    Sistem pengeremannya menggunakan empat disk brake depan dan belakang. Ukuran ban MT 185/80 R13 dengan total berat kosong kendaraan 800 kilo gram dan daya angkutnya mencapai 700 kilo gram.

    Baca: Inilah Spesifikasi Mobil Desa Kiat Mahesa Wintor

    AMMdes juga memiliki enam keunggulan yaitu diesel engine yang lebih bertenaga, safety dengan empat disk brake membuat aman dalam berkendara. Differential Locking System membuat lebih handal pada area lumpur yang mampu mengunci pada ban belakang.

    Sistem suspensinya memiliki stabilitas dan kekuatan dalam berkendara. Power Take Off (PTO) mampu menggerakan attachment pilihan, dan kemudahan suku cadang serta servisnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.