Rabu, 26 September 2018

Benelli Motobi 200 Evo Versi Mini Honda Rebel, Harga Terjangkau

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Benelli Motor Indonesia Stefan Kentjana Putra memamerkan Benelli Motobi 200 Evo. Dok Benelli

    CEO Benelli Motor Indonesia Stefan Kentjana Putra memamerkan Benelli Motobi 200 Evo. Dok Benelli

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Benelli Motor Indonesia, Agen Pemegang Merek Benelli di Indonesia, belum lama ini meluncurkan salah satu produk barunya Benelli Motobi 200 Evo yang memiliki model mirip Honda Rebel. Tampilannya macho namun dengan mesin yang lebih kecil dan irit yaitu berkapasitas 200cc dengan sistem pengabutan bahan bakar sudah injeksi. "Harganya Rp 30,8 juta, tapi di GIIAS 2018 didiskon Rp 2 juta. Setelah GIIAS harga kembali normal," kata CEO BMI, Stefan Kentjana Putra, Jumat 10 Agustus 2018.

    Dia mengungkapkan mesin memang mengandalkan model lama yaitu masih berdesain OHV dengan pendinginan oli karena sesuai desainnya yang klasik. Menurut data, mesin motor ini menghasilkan torsi 13,9 Nm pada 6.000 rpm. "Motor ini bukan untuk kebut-kebutan. Tapi kalau naik tanjakan jagonya," ujarnya.

    Baca: Benelli Motobi 152 Siap Lawan Kawasaki W175, Harga Lebih Murah

    Desain motor ini memberikan kenyamanan bagi konsumen. Kaki posisinya bisa selonjoran dan tangan menjangkau setang lebih santai ditambah lagi jok yang empuk. Tempo yang memiliki tinggi badan 160 sentimeter, kaki bisa menapak sempurna. Hanya saja, bagi pembonceng yang berbadan besar akan kesulitan karena joknya lebih pendek.

    Instrumen speedometer sudah menggunakan model full digital dengan model mirip Honda Rebel dan Harley Davidson Iron. Pada tombol seinnya unik yang terpisah di panel kiri dan kanan. 

    Instrumen Benelli Motobi 200 Evo

    Suspensi mengandalkan model teleskopik pada bagian depan dan suspensi ganda dengan tabung pada bagian belakang. Ban belakang telah menggunakan ukuran lebar yaitu 130/90-15 dan ban depan 90/90-17. Pengereman sudah mengikuti tren masa kini dengan dua cakram di depan dan belakang.

    Stefan mengungkapkan saat ini Benelli akan fokus di segmen klasik dan cruiser karena belum banyak pemain yang menggarapnya. Benelli hanya bersaing dengan Kawasaki yang tahun lalu menelurkan W175. "Kami tak mau ngoyo menghadapi giant, kami lebih memilih buka segmen baru," ujarnya.

    Soal jaminan after sales, Stefan menjanjikan pelayanan kepada konsumen memadai. Hingga saat ini, Benelli memiliki 20 dealer yang tersebar di Jawa, Sumatera ada di Pekanbaru dan Papua ada di Merauke. "Kami targetkan tahun depan bertambah dua kali lipat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.