Selasa, 25 September 2018

Alasan Ban Baru Keluar dari Pabrik Tak Boleh Langsung Dipakai

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ban mobil. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi ban mobil. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ban mobil yang baru keluar dari pabrik, sebaiknya jangan langsung digunakan. Simpanlah terlebih dahulu ban tersebut untuk beberapa waktu. "Jadi bukan hari ini (beli) dari pabrik, besoknya (langsung) dipakai itu (jadi) lebih bagus, belum tentu. Biasanya tunggu enam bulan ke atas dulu," ungkap Deputi General Manager dari PT YHI Indonesia (sole distributor ban merek Yokohama di Indonesia), Eka Satria, di Jakarta, Rabu 5 September 2018.

    Baca: Cara Mengenali Ban Mobil yang Harus Pensiun

    Eka menjelaskan, ban yang baru diproduksi akan membutuhkan waktu untuk penyesuaian dengan udara dan hawa sekitar. Kandungan kimia dan struktur pada ban perlu "dimatangkan" terlebih dahulu. Bila proses itu sudah dilakukan, ban akan berada pada kondisi yang prima dan siap untuk mengaspal.

    Eka menambahkan, pada saat menyimpan ban baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain tidak meletakkan ban di bawah sinar matahari, dan menjauhkan ban dari paparan air, termasuk air hujan. Cara penyimpanan yang tepat akan mempertahankan kualitas dan daya tahan ban.

    Baca: Ban Mobil Cadangan Harus Siap Saat Darurat, Begini Merawatnya

    "Maka dari itu ban walaupun sudah setahun dua tahun bukan berarti tidak baik untuk dipakai, dari pabrik menjamin kelayakan ban tersebut 5 tahun dari dia diproduksi," kata Eka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.