Knalpot Bobokan WRC Diklaim Bikin Akselerasi Nampol, Ini Harganya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses modifikasi pada knalpot di Bengkel knalpot WRC, Depok, Jumat 21 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Proses modifikasi pada knalpot di Bengkel knalpot WRC, Depok, Jumat 21 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Modifikasi knalpot dengan memboboknya memang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan knalpot racing bermerek, karena knalpot bobokan menyesuaikan dari spesifikasi mesin motor sehingga performa dan tarikan lebih bertenaga. Lalu bagaimana proses membobok knalpot standar agar knalpot motor adem tapi saat di gas teriakannya enak.

    Baca: IIMS 2018: Knalpot Akrapovic Mulai Rp 7 Juta Hingga Rp 60 Juta

    Pemilik bengkel Wawan Racing Concept (WRC), Yulia Setiawan atau akrab dipanggil Wawan mengatakan bahwa proses membobok knalpot dimulai dari membongkar seluruh knalpot original atau knalpot replika untuk diganti isi didalam knalpot menggunakan jaring dan glass wool ala WRC. Ia mengklaim knalpot bobokan buatannya menyesuaikan spesifikasi mesin yang bikin tarikan makin enteng.

    "Kalau knalpot masih standar semuanya dibongkar total sisa tinggal tabung saja dibuat ciri khas WRC langsamnya adem tapi kalau digas akan teriak. Kalau motor spefisikasinya sudah besar lehernya diganti, kalau motor masih standar cukup bobok dan moncongnya saja diganti," katanya kepada Tempo pada Jumat 21 September 2018 di bengkel WRC, Depok.


    Proses modifikasi pada knalpot di Bengkel knalpot WRC, Depok, Jumat 21 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Pria asal Purbalingga ini sudah berpengalaman dalam membuat knalpot di tempat asalnya, Purbalingga, dan kini bengkelnya di Depok tak pernah terlihat sepi. Tidak hanya terkenal di pulau Jawa, WRC sudah malang melintang hingga menerima pesanan dari luar pulau Jawa seperti Makassar, Riau, Manado, Lampung, Bogor, dan masih banyak lagi. Bahkan setiap minggunya ia mengirim ratusan knalpot buatannya sampai ke Lampung.

    Simak: Begini Cara Membedakan Knalpot Akrapovic Asli dengan yang Palsu

    Soal harga, untuk fullset knalpot motor sport 150 cc dibanderol Rp 850 ribu hingga Rp 1,3 juta. Fullset motor sport 250 cc mulai dari Rp  1,5 juta hingga Rp 2 juta. Fullset knalpot Yamaha Nmax dibanderol Rp 550 ribu.

    Deretan knalpot hasil bobokan di Bengkel knalpot WRC, Depok, Jumat 21 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Wawan menjual fullset knalpot ini juga tergantung bahan. Misalnya knalpot fullset Kawasaki Ninja 150 R dan RR bahan galvanis dibanderol Rp 650 ribh dan bahan stainless Rp 1 juta. Kawasaki Ninja 250 R dibanderol mulai dari Rp 1,6 juta sampai Rp 2,2 juta. Untuk fullset motor matik leher stainless dibanderol Rp 450 ribu. Sedangkan kalau punya desain knalpot sendiri dan ingin custom di WRC tambah  Rp 200 ribu dari harga.

    Sedangkan bobok dengan knalpot sendiri misalnya pakai knalpot original bawaan motor. Untuk motor matik dibanderol Rp 190 ribu, motor sport 150 cc dibanderol Rp 250 ribu, Yamaha Nmax Rp 250 ribu, dan Yamaha Xmax Rp 350 ribu.

    Bengkel knalpot WRC, Depok yang spesialis mengerjakan knalpot bobokan, Jumat 21 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Menurut Wawan knalpot custom atau bobok buatan bengkelnya tidak perlu perawatan khusus dan glass wool tahan 2 hingga 3 tahun. Ia memberikan tips supaya knalpot bobokan lebih awet.

    Simak: Riset Knalpot Akrapovic Menggunakan Robot Pintar

    "Supaya awet usahakan saat mencuci motor lubang knalpot ditutup supaya air tidak masuk yang menyebabkan kualitas suara berubah, dan yang penting jaring di dalam knalpot tidak karatan sehingga lebih awet," ujarnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.