Kamis, 22 November 2018

Mekanik Astra Honda Pakai Helm saat ARRC, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pit crew Astra Honda Racing Team menggunakan helm saat balap ARRC di Sirkuit Sentul.

    Pit crew Astra Honda Racing Team menggunakan helm saat balap ARRC di Sirkuit Sentul.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda dalam penampilan para mekanik atau pit crew Astra Honda Racing Team pada gelaran Asia Road Racing Championship atau ARRC di Sirkuit Sentul, pada 13-14 Oktober 2018. Mereka menggunakan helm layaknya para mekanik tim MotoGP. Helm yang dipakai adalah Helm KYT Cougar dengan model half face bermodel retro.

    Baca: Bos Honda Bicara Target Dimas Ekky Berlaga di Moto2 2019

    Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya mengungkapkan bahwa penggunaan helm di pit line menyesuaikan dengan regulasi di balap Internasional. Menurutnya, pihak FIM yang mengeluarkan regulasi tersebut tentu telah mempelajari soal keamanan bagi pit crew dan mekanik. "Bahkan pada balap di Eropa seperti CEV dan Suzuka Endurance, para mekanik menggunakan pakaian anti kebakaran," katanya di Pit Astra Honda, Minggu 14 Oktober 2018.

    Menurut dia, tahapan ini agar mekanik terbiasa juga dengan adanya unsur safety. Dalam kesempatan tersebut, hanya Astra Honda Racing Team yang sudah menggunakan helm tersebut. Thomas juga berharap agar manajemen tim balap di Indonesia pun bisa mengikuti standar Internasional. "Jadi memang kita pengin dunia balap kita ikut ajang asia dan eropa, manajemen balap bisa naik kelas," ujarnya.

    Pit crew Repsol Honda juga menggunakan helm saat balap. Sumber: motorcycle.com

    Kemungkinan menggunakan helm dalam perhelatan balap lokal, Thomas mengatakan belum dilakukan, "Sementara masih di balap ARRC dulu." Soal penggunaan helm KYT, ia mengatakan produsen helm lokal tersebut adalah salah satu sponsor di Astra Honda Racing Team.

    Baca: Dimas Ekky Juara Tiga Balap Pertama CEV Moto2 Albacete

    Anggono Iriawan, Senior Manager Safety Riding and Motorsport of PT Astra Honda Motor mengiyakan bahwa unsur safety adalah alasan penggunaan helm untuk pit crew. Ia mengungkapkan dengan kecepatan motor di wilayah pit sampai 60 kilometer per jam bisa membahayakan pit crew, apalagi dengan pintu in dan pintu out yang dekat. "Sangat riskan bisa terjadi kecelakaan," katanya.

    Hanya saja, Thomas mengatakan tim belum mewajibkan secara resmi, masih berdasarkan kesadaran dari para pit crew. "Ya nanti, temannya yang mengingatkan kalau ada rekannya tidak pakai helm," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.