Senin, 19 November 2018

Moto2: Bagnaia Asuhan Rossi Juara Dunia, Dimas Ekky Posisi..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Francesco Bagnaia. Sumber:MCN

    Francesco Bagnaia. Sumber:MCN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Sky Team, Francesco Bagnaia mampu menjadi juara dunia Moto2 di Sirkuit Sepang, Malaysia meski hanya menempati posisi ketiga. Dimas Ekky dan Rafid Topan belum bisa berbuat banyak. Pemenang balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Luca Marini rekan Bagnaia yang juga adik tiri Valentino Rossi. Marini menuntaskan balapan dengan catatan waktu 38 menit 25,689 detik berselisih 3,020 menit dari Bagnaia.

    Baca: Jorge Martin Juara Dunia Moto3, KTM Kembali Puasa Gelar

    Pesaing Bagnaia, Miguel Oliveira berada di posisi kedua dengan selisih waktu 1,194 detik dari Marini. Oliveira sempat mendekati Marini hanya saja konsistensi dari saudara Rossi ini sulit dipatahkan pembalap KTM ini.

    Alex Marquez, pembalap Marc VDS gagal menempati posisi terdepan meski bisa meraih pole position. Saat balapan dimulai, Alex langsung disusul pembalap dari Sky Team. Hingga akhir balapan, Alex hanya mampu meraih posisi ketujuh. Ia sempat bersaing dengan pembalap tim Tech 3, Remy Gardner rekan Dimas Ekky Pratama harus mengakhiri balapan pada 13 putaran tersisa pada balapan Moto2 di Sirkuit Sepang Malaysia, Minggu 4 November 2018. Ia kehilangan grip ban depan setelah disalip pembalap Marc VDS, Alex Marquez pada tikungan menjelang lintasan depan paddock. Padahal performa Remy cukup menjanjikan berada di posisi kelima dan memiliki peluang masuk podium.

    Dua pembalap Indonesia belum mampu menembus 20 besar. Dimas Ekky Pratama mampu finis pada urutan 23 tanpa meraih poin. Selisih waktu nyaris satu menit atau 57,507 detik. Dimas menggunakan motor Tech 3 yang sempat menjadi masalah karena berbeda dengan motor Kalex yang digunakan Dimas di CEV. Dimas sempat melakukan adaptasi dengan motor barunya dan mampu konsisten. Pada sesi warm up, Dimas mampu menempati posisi ke-11 dengan catatan 2 menit 25,666 detik.

    Baca: Mario Aji Cs Akan Berjuang Mati-matian di Asia Talent Cup Sepang

    Adapun Rafid Topan Sucipto yang menggunakan sasis Suter ini finis pada posisi 26 atau paling belakang. Selisih Topan dengan Marini mencapai 2 menit 4,066 detik. Sasis Suter memang kurang kompetitif, rekan Topan di tim Foward Racing, Isaac Vinales dari Spanyol juga tak bisa berbuat banyak hanya berada di posisi ke-24 dengan selisih waktu dengan pembalap terdepan 57,910 detik.

    MOTOGP 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.