Mercedes-Benz GLE Baru, Lebih Aerodinamis Pakai Suspensi Terkini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz GLE. Sumber: bisnis.com

    Mercedes-Benz GLE. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Desain eksterior Mercedes-Benz GLE baru kini dengan standar baru aerodinamis di segmen SUV, dengan angka Cd 0,29. Trendsetter SUV penuh dengan inovasi. Misalnya, sistem suspensi aktif E-Active Body Control pada basis 48 volt adalah yang pertama di dunia. Sistem bantuan pengemudi yang baru semakin meningkatkan tingkat keamanan aktif.

    Interiornya bahkan lebih luas dan nyaman, dengan kursi baris ketiga tersedia berdasarkan permintaan. Sistem infotainment memiliki layar yang lebih besar dan MBUX Interior Assist, yang dapat mendeteksi gerakan tangan dan lengan untuk membantu fungsi kontrol.

    Baca: BMW X2 Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 839 Juta

    Pada peluncuran pasar pada awal 2019, GLE akan menampilkan jajaran mesin 8-silinder dan 6-silinder bensin yang sepenuhnya baru, serta mesin diesel empat dan enam silinder.

    Pada tahap selanjutnya, plug-in hybrid dengan rentang yang sangat panjang akan ditambahkan ke portofolio drive. 4MATIC yang baru memastikan kelincahan yang luar biasa di jalan dan kinerja unggul di luar jalur. Harga GLE baru di Jerman mulai dari 65,807 euro (termasuk PPN 19 persen).

    Baca: BMW X2 Model SUV Tapi Bergaya Layak Mobil Coupe

    "Pada 1997 Mercedes-Benz membangun segmen SUV premium dengan peluncuran M-Class. Sejak itu, lebih dari 2 juta pelanggan telah memutuskan mendukung off-roader," kata Ola Källenius, anggota Dewan Manajemen Daimler AG bertanggung jawab untuk riset perusahaan dan pengembangan Mobil Mercedes-Benz.

    "Dengan konsep kontrol baru, asisten mengemudi inovatif, rentang engine baru, dan ruang yang jauh lebih besar, GLE baru diatur untuk melanjutkan kisah sukses ini."

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.