Indonesia Dorong Daimler Cetak Rekor Penjualan Truk Global

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pemasangan kabin ke chasis truk Axor Mercedes-Benz 2528C, di Pabrik Mercedes-Benz, Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 29 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Proses pemasangan kabin ke chasis truk Axor Mercedes-Benz 2528C, di Pabrik Mercedes-Benz, Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 29 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, JakartaDaimler Trucks meraih rekor penjualan terbanyak dalam 10 tahun terakhir pada 2018. Indonesia menjadi salah satu negara pendorong peningkatan kinerja produsen truk utama global yang berbasis di Jerman itu.

    Berdasarkan data awal Daimler Trucks, penjualan unit truk Mercedes-Benz, Fuso, Freightliner, Western Star, Bus Thomas Built, dan BharatBenz meningkat menjadi lebih dari 500.000 unit pada 2018. Pada 2017 sebanyak 470.700 unit.

    Pada Januari-November 2018, penjualan divisi truk Grup Daimler meningkat 11 persen menjadi 466.900 unit, jauh lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 422.500.

    “Dengan lebih dari 500.000 truk, kami telah mencapai penjualan unit tertinggi selama 10 terakhir,” kata Martin Daum, Anggota Dewan Manajemen Daimler AG untuk Truk & Bus, dalam keterangan pers, baru-baru ini.

    Baca: 200 Truk Mercedes-Benz Axor 4928 T Diserahkan ke Konsumen

    Daimler menyebutkan bahwa Indonesia dan negara di Asia lainnya menyumbangkan kinerja signifikan terhadap penjualan truk Daimler Group hingga meraih rekor tertinggi dalam 10 tahun.

    Di Asia juga, penjualan truk Daimler meningkat 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 132.400 unit menjadi 147.900 unit.

    Indonesia dinilai menjadi pasar penting mengingat sepanjang tahun ini hingga November mencatatkan lonjakan penjualan 52 persen dibandingkan dengan periode tahun lalu 37.600 unit menjadi 57.400 unit.

    Pelanggan di Indonesia telah menghargai truk pemimpin pasar Fuso selama lebih dari 40 tahun terakhir, dan sejak pertengahan 2017, Daimler Trucks telah menawarkan model truk Mercedes-Benz yang terutama digunakan sebagai kendaraan proyek konstruksi.

    Selain Indonesia, penjualan truk Daimler juga menorehkan kinerja positif di India, yang didorong oleh kehadiran truk tugas menengah dan berat.

    Daimler India Commercial Vehicle (DICV) menjual sekitar 20.500 truk dalam 11 bulan pertama, peningkatan yang signifikan 35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 15.200 unit.

    Daimler Trucks juga mencapai tonggak penting pada September 2018 dengan produksi kendaraan ke-100.000 unit di pabrik Chennai. Selain truk BharatBenz untuk pasar lokal, pabrik di Chennai juga memproduksi model untuk ekspor ke lebih dari 40 pasar di seluruh dunia. Tidak ada produsen barat lain selain Daimler yang berhasil didirikan di India sejauh ini.

    Di Cina, pasar terbesar di dunia untuk kendaraan komersial, Daimler memegang 50 persen saham ekuitas di perusahaan patungan Beijing Foton Daimler Automotive Co. Ltd. (BFDA), produsen truk tugas berat menengah dan berat Auman.

    Baca: Truk dan Bus Mercedes-Benz Dukung Pemerintah Soal B20

    Seperti yang diharapkan, penjualan 95.100 truk Auman dalam sebelas bulan pertama berada di bawah tingkat tinggi periode tahun sebelumnya (104.600). Pada 2017, pasar telah diuntungkan tidak hanya dari perkembangan ekonomi yang menguntungkan tetapi juga dari langkah-langkah pengaturan untuk pembaruan persediaan kendaraan.

    Sejak didirikan, perusahaan patungan ini telah menjual lebih dari 580.000 truk Auman. Untuk berpartisipasi secara lebih efektif dalam pengembangan dinamis pasar truk Cina di masa depan, Daimler Trucks membuat perubahan personel untuk bisnisnya di China pada 2018.

    Sejak awal 2018, Sven Ennerst telah bertanggung jawab atas semua kegiatan truk di Cina pada dewan divisi manajemen Truk Daimler. Dan pada Januari 2018, eksekutif kendaraan komersial yang berpengalaman Kelley Platt mengambil alih manajemen BFDA di Cina.

    Di Jepang, penjualan dalam 11 bulan pertama berada pada tingkat periode tahun sebelumnya (40.700). Di pasar dalam negeri Jepang, anak perusahaan kendaraan komersial Asia Fuso memiliki pangsa pasar 19,2 persen. Truk tugas berat Fuso, Super Great, mendapat manfaat dari keberhasilan strategi platform global - seperti halnya truk tugas berat terbaru dari Mercedes-Benz dan Freightliner.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.