Mobil SUV Cina Mulai Pakai Teknologi BMW

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brilliance SUV kolaborasi dengan BMW. Sumber:carscoops.com

    Brilliance SUV kolaborasi dengan BMW. Sumber:carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembuat mobil Cina, Brilliance, sedang menguji mobil SUV di jalanan Eropa, yang bisa menjadi tanda dari rencana perusahaan untuk menggarap pasar Eropa.

    Mobil ini tampaknya sedikit lebih besar dari prototipe Brilliance terakhir yang terlihat di Eropa, menampilkan lampu utama dan lampu belakang yang keren. Lampu yang digunakan pada mobil penguji berbeda dengan versi di Cina yang lebih besar.

    Baca: SUV Coupe Geely Sporty Menggabungkan Desain BMW dan Audi

    Desain interior terlihat sama dengan model yang ada, mempertahankan sistem infotainment bergaya portrait yang khas dan dashboard yang mengambil beberapa desain dari Volvo dan Maserati.

    Dilihat dari bentuk lampu depan, Brilliance membuat SUV berukuran sedang dengan fasia depan yang lebih tegas dan sporty yang mencakup grille depan yang lebih berani. Brilliance B7 saat ini ditawarkan dengan mesin bensin empat silinder 1.6 liter turbocharged di Cina, menghasilkan tenaga 204hp dan dipasangkan dengan manual enam percepatan atau transmisi otomatis kopling ganda tujuh percepatan.

    Mobil ini menawarkan tempat duduk untuk tujuh penumpang, berkat bodinya yang lebih panjang daripada V6 SUV yang menjadi basisnya. Brilliance dilaporkan sedang mengerjakan powertrain hybrid plug-in baru untuk jajaran SUV berukuran sedang.

    Baca: BMW X7 dan BMW M850i Terbaru Akan Meluncur di Indonesia Tahun Ini

    Brilliance adalah salah satu mitra BMW di Cina baru-baru ini mengumumkan bahwa akan mengakuisisi lebih dari 50 persen usaha patungan lokal mereka, yang saat ini menjalankan dua fasilitas manufaktur di Tiexi dan Dadong.

    CARSCOOPS


  • BMW
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.