Tesla Klaim Bakal Punya Teknologi Mobil Otonom Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elon Musk mengatakan kemungkinan 70 persen dirinya akan pindah ke Mars. Kredit: Engadget

    Elon Musk mengatakan kemungkinan 70 persen dirinya akan pindah ke Mars. Kredit: Engadget

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Amerika Serikat milik Elon Musk, Tesla, mengklaim bahwa mereka akan memiliki teknologi murni mobil otonom yang siap pada akhir tahun.

    Seperti yang dilansir carscoops, Musk membuat pernyataan tersebut dengan beberapa perusahaan yang punya saham di Tesla. Ia merasa Tesla memang harus punya teknologi otnonom, alias mobil bisa berjalan sendiri.

    Baca: Wah, Laporan Konsumen Tesla Model 3 Banyak Masalah

    Menurut Musk, sistem seperti mobil otonom mungkin hanya akan terbentur dengan regulasi yang ada. Namun selebihnya akan menjadi keuntungan bagi konsumen yang memilikinya.

    "Mobil itu akan dapat menemukan Anda di tempat parkir, menjemput Anda dan membawa Anda ke tempat tujuan tanpa intervensi. Saya akan mengatakan saya yakin akan hal itu. Itu bukan tanda tanya,” kata Musk.

    Meski demikian, bukan kali ini saja Tesla menjanjikan sistem canggih seperti itu. Tesla pernah berjanji untuk memamerkan fitur Autopilot yang paling canggih dengan berkendara dari pantai ke pantai di Amerika Serikat pada 2016. Namun, itu belum terjadi.

    Baca: Mobil Listrik Tesla Mulai Dikirim ke Konsumen di Cina

    Selain itu, Tesla baru-baru ini mengumumkan bahwa ia tidak benar-benar menguji kendaraan yang sepenuhnya otonom di negara bagian California.

    Ini terjadi terlepas dari kenyataan bahwa puluhan produsen mobil dan perusahaan teknologi sedang menguji prototipe otonom di Negara Bagian Sunny, termasuk Waymo, Apple, dan GM, namun Tesla bahkan belum mengajukan permohonan lisensi, karena ini bergantung pada data dan simulasi pemilik untuk mengembangkan teknologinya sendiri.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.