SPK Wuling Almaz Tembus Lebih dari 1.000 Unit, Dikirim Maret Ini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Almaz saat diuji di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 23 Januari 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Wuling Almaz saat diuji di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 23 Januari 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Bogor - Mengawali 2019, Wuling Indonesia meluncurkan mobil Sport Utility Vehicle (SUV) pertamanya di Indonesia yakni Wuling Almaz. Sejak awal meluncur, mobil sudah terpesan lebih dari 1.000 unit.

    Baca: Wuling Almaz Akan Diekspor, Ini Penjelasan Bos WMI

    Hanya saja, Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, mengungkapkan dari pemesanan tersebut mobil belum dikirim kepada konsumen pemesannya. "Karena pemesanan sudah dibuka sejak peluncuran pertama, kemudian konsumen baru bisa melakukan transaksi saat pengumuman harganya," ujarnya, Rabu 6 Maret 2019.

    Selain itu, Dian melanjutkan proses pengiriman Wuling Almaz kepada konsumen sesuai urutan siapa yang lebih dulu memesannya.

    "Belum dong kan SPK (Surat Pemensanan Kendaraan). Jadi SPK prebooking kan prosesnya sebenarnya SPK prebooking, tapi kan saat itu baru ada inisial price kan," katanya.

    "Kemudian kita kemarin umumin harganya, kami umumin harga di tanggal 27, sebenarnya konsumen sudah bisa transaksi karena harga sudah fix. Setelah itu kami sudah bisa delivery. Beberapa ya sesuai antrian," tambah Dian.

    Simak: Video Wuling Almaz First Impressions: Bukan SUV Murahan

    Untuk informasi Wuling Almaz dibanderol Rp 318.8 juta. Beracam fitur disematkan pada Wuling Almaz. Sebut saja penggunaan layar monitor berukuran jumbo, 10,4 inci. Lalu kursi pengemudi yang dapat diatur secara elektrik, panoramic dengan sunroof, dan kameran 360 derajat.

    Selain fitur modern yang melimpah, Wuling Almaz juga diklaim memiliki mesin dengan teknologi modern. Almaz dibekali mesin 1.500 cc, 4 silinder Turbocharged. Mesin ini menghasilkan output 140hp dengan torsi puncak 250Nm.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.