Sokon Mulai Produksi Massal DFSK Glory 560

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produksi pertama DFSK Glory 560 di Pabrik Sokonindo Automobile di Cikande, Serang, Banten. Maret 2019. (DFSK)

    Produksi pertama DFSK Glory 560 di Pabrik Sokonindo Automobile di Cikande, Serang, Banten. Maret 2019. (DFSK)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sokonindo Automobile, produsen mobil Dongfeng Sokon (DFSK), sudah memulai produksi massal model Sport Utility Vehicle (SUV) terbarunya DFSK Glory 560. Produksi massal model ini dilakukan di Pabrik Sokon di Cikande, Serang, Banten, sejak akhir Maret 2019.

    "Produksi massal mulai dilakukan seiring dengan perkenalan Glory 560 di Ancol, 26 Maret lalu," kata Franz Wang, Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, di DFSK Pondok Indah, Jakarta Selatan, 5 April 2019.

    Baca: Incar Honda HR-V, DFSK Glory 560 Dijual Mulai Rp 210 Juta

    Franz menjelaskan bahwa model baru Glory 560 akan mengisi segmen medium SUV namun dengan harga setara Low SUV. Di segmen medium SUV, secara dimensi akan bersaing dengan model-model populer termasuk Honda HR-V atau bahkan Nissan X-Trail dan Honda CR-V. Namun dari sisi harga, produk ini akan berhadapan dengan Toyota Rush dan Daihatsu Terios.

    Ia berharap model baru SUV Glory 560 ini akan menjadi lumbung penjualan mobil DFSK di Indonesia. Ia menyebut bahwa fitur-fitur terkini yang selama ini ada di mobil premium menjadi keunggulan Glory 560 untuk bersaing di pasar Indonesia. "Fitur-fitur terkini yang selama ini ada di mobil premium akan menjadi andalan kami, dengan harga sekelas Low SUV," ujarnya.

    Baca: Adu Fitur DFSK Glory 560 Lawan Wuling Almaz dan Toyota Rush

    Hari ini DFSK mengumumkan harga jual DFSK Glory 560 pada kisaran Rp 210 juta hingga Rp 270 juta. Harga tersebut berlaku on the road untuk wilayah DKI Jakarta. "Secara resmi kami akan meluncurkan model ini untuk publik sekaligus harga resminya pada 25 April 2019," katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.