Pemilu 2019, Bridgestone Sebut Pengaruhi Penjualan Ban

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ban Bridgestone. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi ban Bridgestone. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bridgestone, produsen ban mobil, mengungkapkan Pemilihan Umum 2019 berpengaruh terhadap penjualan pada pasar ban roda empat di Indonesia. Manajer Pemasaran dan Hubungan Masyarakat PT Bridgestone Tire Indonesia Agustini, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, mengatakan penurunan penjualan ban telah terasa dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca: Kantor Bridgestone di Karawang Dilengkapi Teknologi Anti Gempa

    "Pasti ada dampak jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Kami akan tetap mengejar angka penjualan, keep doing something," ujar Agustini dalam jumpa pers, Selasa 9 April 2019. Namun, Agustini enggan menyebut angka penurunan penjualan ban Bridgestone terkait Pemilu 2019.

    Bridgestone Indonesia, lanjut Agustini, akan tetap berkomunikasi dengan konsumen produknya dan melakukan beragam program penjualan yang telah disusun pada 2019. "Kami tidak ingin konsumen menjadi tidak terlayani karena jelang Pemilu," katanya.

    PT Bridgestone Tire Indonesia mencatatkan penjualan positif pada 2018 yang sejalan dengan peningkatan enam persen angka pertumbuhan industri otomotif Indonesia.

    Pada 2019, PT Bridgestone Tire Indonesia telah merencanakan beberapa strategi bisnis melalui penguatan jaringan penjualan dan pengenalan produk baru. "Akan ada produk baru pada 2019 dari segmen sporty yang akan memberikan performa terbaik. Jadi tunggu aja," imbuhnya.

    Baca: Bridgestone Resmikan TOMO ke 300 di Surabaya, Diskon 30 Persen

    Bridgestone juga fokus memperkuat penjualan melalui sistem online dengan penambahan fitur-fitur baru pada TOMOnet agar dapat beradaptasi dengan pasar e-commerce yang berkembang pesat. "Kami akan memperkuat jaringan melalui toko yang ada di pasar dan melalui toko digital dengan membuat aplikasi mobile," kata Agustini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.