Andi Gilang Raih Podium di Supersport 600 ARRC Australia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Astra Honda Racing Team Andi Gilang sukses meraih podium kedua dalam balapan Asia Road Racing Championship 2019 di Australia. Dok AHM

    Pembalap Astra Honda Racing Team Andi Gilang sukses meraih podium kedua dalam balapan Asia Road Racing Championship 2019 di Australia. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar yang berlaga di kelas Supersport (SS) 600 pada balapan kedua seri kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 di The Bend Motorsport Park, Adelaide sukses meraih podium kedua pada Minggu 28 April 2019. Andi berada di belakang Perapong Boonlert dari Yamaha Thailand Racing Team.

    Gilang menunjukkan performa gemilang sejak lampu hijau pertanda balapan dimulai menyala. Pembalap yang dijuluki “Pizza Boy” ini melesat langsung ke posisi keempat. Dirinya tidak menyia-nyiakan start gemilang tersebut. Dengan fokus dan gigih, Gilang berhasil memanfaatkan celah di lap ketiga dan menyalip pebalap di depannya untuk mengisi posisi ketiga.

    Baca: ARRC Australia: Pembalap Astra Honda Incar Podium Juara

    Gilang konsisten menjaga konsentrasi dan fokusnya mempertahankan posisi sekaligus terus mengincar kesempatan yang bisa diambil dari pembalap di depannya. Gilang terus bertahan di posisi ketiga hingga lap ke-8 dimana terdapat celah terbuka dari pembalap di depannya. Pembalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini langsung mengambil kesempatan tersebut dan bertahan di posisi kedua hingga menyentuh garis finish

    “Balapan kali ini sungguh menantang, di awal balapan saya sempat kesulitan dengan ban yang saya gunakan sehingga belum bisa maju ke barisan depan. Akan tetapi, saya dapat beradaptasi dengan cukup baik sehingga begitu ada kesempatan saya kerahkan seluruh kemampuan saya. Saya sangat senang pada akhirnya bisa mempersembahkan podium untuk Indonesia,” ujar Gilang dalam keterangan tertulisnya, Minggu 28 April 2019.

    Pada balapan kedua ini, Rheza Danica Ahrens rekan Andi juga menunjukkan perjuangan gigih. Rheza sempat masuk rombongan depan mengisi posisi 5, akan tetapi di tengah balapan Rheza mengalami masalah di tangannya sehingga harus mundur dan finish di posisi ke-8.

    Pada kelas AP250, Awhin Sanjaya berhasil meraih posisi start keempat setelah sesi kualifikasi, disusul Lucky di posisi kesembilan, dan Irfan di posisi kesebelas. Awhin memulai start dengan cukup bagus dan berhasil bergabung dengan grup lima besar di depan. Sayangnya raihan positif Awhin harus terhenti di lap keempat, dikarenakan tersenggol oleh pembalap lain. Awhin terjatuh dan keluar dari balapan.

    Irfan Ardiansyah yang mulai di posisi 11 pun menunjukkan kegigihannya membalap satu per satu pebalap di depannya hingga berhasil bertengger di grup terdepan posisi kelima. Aksi saling salip dan kompetisi yang terjadi sangat ketat di grup ini membuat Irfan harus beberapa kali kehilangan posisinya, hingga pada akhirnya Irfan harus puas menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. Sementara itu, nasib sama seperti Awhin harus dialami juga oleh Lucky, setelah berhasil maju ke posisi keenam dirinya juga tersenggol oleh pembalap lain sehingga keluar lintasan. Beruntung Lucky dapat kembali ke track dan meneruskan balapan hingga finish di posisi ke-15.

    Baca: Azryan Dheyo Kibarkan Merah Putih di Thailand Talent Cup 2019

    Pada balapan kedua kelas AP250, penampilan positif berhasil ditunjukkan oleh para pebalap AHRT. Lucky Hendriansya nyaris mempersembahkan podium untuk Indonesia. Lucky memulai balapan dari posisi 9. Pada awal balapan dirinya mengikuti ritme pebalap di depannya. Pada lap ketiga, Lucky menunjukkan skill balapannya yang mumpuni dan langsung melesat bergabung ke grup terdepan di posisi kedua.

    Lucky berhasil mempertahankan posisinya hingga lap keenam. Di sini pertarungan yang sangat kompetitif tak terhindarkan. Aksi saling salip untuk memperebutkan posisi kedua berlangsung dengan sangat intens bahkan beberapa kali pembalap lain hampir keluar lintasan. Perebutan posisi ini membuat Lucky harus terdesak mundur ke posisi 4. Namun tidak patah semangat, dirinya terus bertarung dengan pebalap di depannya demi podium untuk Indonesia. Aksi saling salip terus terjadi hingga lap terakhir. Sayangnya Lucky harus merelakan finish di posisi keempat pada balapan kedua ini.

    “Saya memulai balapan dengan baik, meskipun sempat tertahan di lap awal saya berhasil mengambil kesempatan di lap ketiga dan menyalip hingga posisi kedua. Persaingan disana sangat ketat dan kompetitif. Saya sudah berusaha sebaik yang saya bisa, namun pada akhirnya saya harus berlapang dada finish di posisi keempat,” ujar Lucky.

    Sementara itu Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah juga bertarung kompetitif di kelas ini. Keduanya saling membalap untuk mendapatkan posisi depan, Awhin bahkan sempat bergabung di grup lima besar. Akan tetapi dengan ketatnya persaingan balap Irfan harus puas finish di posisi 6 dan Awhin di posisi 7.

    General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan hasil positif yang didapatkan oleh para pembalap di seri keempat ARRC ini merupakan hasil kerja keras dan semangat juang yang tinggi, meskipun banyak juga pelajaran berharga yang dapat memacu mereka untuk lebih baik lagi di seri berikutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.