Taksi Terbang Jerman Mengudara, Biaya Lebih Murah dari Helikopter

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taksi Terbang buatan Jerman. Sumber:carscoops.com

    Taksi Terbang buatan Jerman. Sumber:carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lilium Jet, sebuah prototip taksi terbang listrik berhasil melayang di atas tanah selama penerbangan perdananya di Oberpfaffenhofen, sebuah desa Bavaria di Jerman. Taksi dengan lima kursi dan berat total satu setengah ton atau 3.300 lbs tidak mengalami masalah saat melayang selama pengujian pertama ini.

    Baca Juga: Begini Rasanya Naik Taksi Terbang Mirip Drone Pertama di Dunia

    Langkah selanjutnya adalah mencoba manuver terbang yang lebih kompleks dan benar-benar bergerak maju, seperti dilansir Spiegel.

    Taksi terbang ini tampaknya akan siap untuk penggunaan komersial setidaknya di dua kota Jerman pada tahun 2025 dan akan menggunakan 36 mesin jet listrik yang tertanam di sayap. Taksi ini juga akan sangat tenang dan akan dapat terbang dengan kecepatan 300 kilometer per jam selama satu jam," kata co-founder perusahaan, Daniel Wiegand.

    "Pesawat Lilium cenderung lebih murah daripada helikopter karena hampir tidak ada mekanik di dalamnya dan hanya mengkonsumsi sepersepuluh energi," tambahnya. Wiegand juga ingin perusahaannya mengoperasikan sendiri semua taksi terbang, menggunakan platform pemesanan mereka sendiri.

    "Saya mengecualikan bahwa kami menjual pesawat kepada individu atau perusahaan swasta yang kaya, dan tujuannya adalah bagi banyak warga negara untuk memesan penerbangan bersama kami, dengan harga seperti taksi."

    Baca Juga: Desainer McLaren Pindah Haluan Buat Taksi Terbang, Kelebihannya

    Lilium Jet lima kursi yang didasarkan pada model uji dua kursi, akan terus dikendalikan dari jarak jauh selama penerbangan uji. Namun, begitu operasi datang 2025, itu akan diterbangkan oleh pilot, untuk membuat segalanya lebih mudah dalam hal lisensi dan persetujuan.

    "Dalam sepuluh tahun mungkin itu harus bisa terbang secara mandiri," ucap bos perusahaan itu.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.