Moge Suzuki Katana Mejeng di Pekan Raya Jakarta, Gagah!

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan Suzuki Katana di PRJ. Antara News/Chairul Rohman

    Penampakan Suzuki Katana di PRJ. Antara News/Chairul Rohman

    TEMPO.CO, Jakarta -  Suzuki pamerkan kendaraan sport bike roda dua generasi terbarunya pada arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019, yaitu Suzuki Katana.

    PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai agen pemegang merek (APM) resmi Suzuki di Indonesia telah lama mengabarkan kehadiran motor Katana.

    Suzuki Indomobil mengklaim kendaraan dengan desain maskulin berwarna hitam itu akan menyedot perhatian pengunjung selama PRJ pada 22 Mei sampai 22 Juni 2019.

    Seorang tenaga penjual Suzuki mengatakan kehadiran Katana terbaru itu sebatas untuk dipamerkan dan bukan untuk dijual.

    Baca juga: Suzuki Katana 1000 Debut di Intermot 2018, Semakin Buas

    "Kami tidak menjual Katana terbaru. Hanya sebatas untuk dipajang saja karena antusias penggemar motor itu cukup banyak di Indonesia," kata tenaga penjual itu di Booth Suzuki Kemayoran, Jakarta.

    Suzuki Katana yang dipamerkan pada PRJ itu tidak memiliki perbedaan dibanding produk serupa yang diperkenalkan di EICMA, Intermot, atau negara lainnya.

    Desain motor Suzuki Katana itu hampir memiliki kemiripan dengan GSX1100S, tapi dengan sentuhan modern yang jauh dari motor tua.

    Baca juga: Suzuki Akan Hidupkan Kembali Gaya Retro Klasik Katana 

    Namun, beberapa ciri khas seperti lampu depan belakang kotak masih dipertahankan. Kemudian, half fairing-nya yang meruncing jadi ciri khas yang unik.

    Dari sisi dapur pacu, motor tersebut menggendong mesin 999 cc inline-four yang basisnya dari Suzuki GSX-R1000. Mesin itu dapat meletupkan tenaga hingga 150 Hp dan torsi 108 Nm.

    Mesin superbike dipasang di lightweight frame dan dipadu dengan kaki-kaki suspensi depan yang modern. Secara keseluruhan, penampilan bigbike Suzuki Katana ini gagah dan terlihat kekar. 

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.