Ban Michelin Ini Bisa Membuat Tukang Tambal Ban Bangkrut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknologi ban Michelin tanpa udara. Sumber: antara

    Teknologi ban Michelin tanpa udara. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen ban asal Prancis, Michelin saat ini sedang mengembangkan ban mobil berteknologi baru dengan menggandeng General Motors (GM). Teknologi baru tersebut menghadirkan ban tanpa udara yang akan diluncurkan pada 2024 mendatang.

    Baca: Ini Teknologi Ban Michelin Primacy 4

    Menurut rencana, ban itu akan diuji pada unit Chevrolet Bolt. Autoexpress menyebutkan ban tersebut dinamai Unique Puncture-proof Tire System (Uptis) ini diklaim memiliki lebih banyak keunggulan dibanding ban radial tubeless biasa.

    Michelin mengatakan Uptis merupakan produk yang merepresentasikan teknologi ban masa depan yang sempat mereka sampaikan di gelaran Movin'On Summit 2017.

    Tujuan akhir mereka adalah mengganti seluruh ban konvensional dengan Uptis pada kendaraan penumpang. GM juga berencana menguji Uptis di Chevrolet Bolt EV tahun ini.

    Selain itu, Uptis menggunakan bahan dan energi produksi yang lebih sedikit sehingga diyakini lebih ramah lingkungan. Kemungkinan ban meledak juga dapat dihindari karena tidak ada udara yang mengembang di dalam ban akibat peningkatan suhu saat melaju pada kecepatan tinggi.

    Baca: Soal Kedalaman Tapak Ban,Michelin Tak Sepandat dengan UE 

    Menariknya lagi, pengendalian ban Uptis tidak jauh berbeda dengan ban konvensional lainnya. Jadi, para pengendara tidak perlu khawatir saat menggunakan ban dengan bobot sekitar 22,5 kilogram.

    Hanya saja, Michelin masih tutup mulut soal harga ban masa depannya tersebut. Namun, dengan berbagai kelebihannya, diprediksi banderolnya lebih mahal dari ban tubeless radial.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.