Asia Talent Cup Sepang: Pembalap Astra Honda Geber Latihan Fisik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Adenanta Putra, Astra Honda Racing Team (AHM)

    Muhammad Adenanta Putra, Astra Honda Racing Team (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat latihan fisik dan skill balapnya untuk menghadapi ajang balap Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) 2019 putaran ketiga yang akan dihelat pada hari Minggu, 17 Juni 2019, di Sepang International Circuit, Malaysia.

    Berdasarkan hasil klasemen sementara Mohammad Adenanta Putra berada di posisi ke-4, Afridza Munandar ke-5, Herjun Atna Firdaus ke-7, Abdul Gofar Mutaqim ke-10 dan M. Hildhan Kusuma di urutan ke-16.

    Baca juga: Asia Talent Cup 2019 Qatar, Pembalap Astra Honda Finish Ke-4

    Para pembalap muda Indonesia tersebut akan berupaya tampil maksimal untuk dapat menorehkan hasil positif pada ajang balap ATC 2019 yang diselenggarakan bersamaan dengan balapan Malaysian Superbike Championship. 

    "Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat meraih podium pada balapan minggu ini. Belajar dari putaran sebelumnya, saya menyiapkan diri dengan latihan fisik dan pikiran positif untuk menghadapi balapan putaran ketiga ini. Mohon doa dan dukungannya," ujar Adenanta dalam siaran tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 13 Juni 2019.

    Baca juga: Afridza Munandar Kuasai Podium Tertinggi Asia Talent Cup Buriram

    Asia Talent Cup 2019 terdiri dari 6 putaran. Setiap putaran dihelat balapan sebanyak dua kali. Ajang balap ini diikuti oleh 19 pebalap muda dari berbagai negara di Asia yaitu Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, Australia, dan Turki menggunakan motor Honda NSF250R.

    Putaran ketiga Asia Talent Cup 2019 Sepang race pertama akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 15 Juni 2019 dan race kedua pada hari Minggu, 16 Juni 2019, sebanyak 13 laps.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.