Harga Mitsubishi Xpander Mahal, Begini Jawaban Bos MMKSI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander AP4 Rally Concept diperkenalkan di IIMS 2019. Tempo/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Xpander AP4 Rally Concept diperkenalkan di IIMS 2019. Tempo/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Sales dan Marketing MMKSI, Irwan Kuncoro menjelaskan ihwal harga Mitsubishi Xpander yang lebih tinggi dibanding kompetitornya di segmen Low MPV. Menurut dia, hal itu disebabkan Total Cost of Ownership Xpander yang lebih baik.

    "Pembelian pertama mungkin lebih tinggi tapi perawatan operasional sampai nantinya Resale Value itu Xpander lebih menguntungkan," ujar Irwan di sela-sela acara peluncuran New Triton, di Jakarta, Selasa 2 Juli 2019.

    Baca Juga: Sosok Mini Mitsubishi Xpander Ini Bisa Tantang Toyota Calya

    Dia menegaskan bahwa harga Mitsubishi Xpander masih masuk dalam kategori wajar dengan spesifikasi dan keunggulan yang dimiliki kembaran All New Livina tersebut. Selain itu menurutnya, Mitsubishi Xpander tetap konsisten bersaing di tangga penjualan terlaris segmen Low MPV.

    "Faktanya kita masih bisa berada di peringkat atas. Dengan kata lain harga Xpander juga masuk ke range daya beli konsumen dan masih kompetitif. Apalagi ditambah dengan total cost of ownership tadi," ujar dia.

    Harga Xpander untuk tiga variannya berkisar antara Rp210 juta sampai Rp234 Jutaan. Adapun rinciannya Xpander GLX M/T sekitar Rp210 juta, GLS M/T Rp227 juta, dan Exceed M/T Rp234 juta.

    Terkait hal itu, Irwan menyatakan bahwa saat ini Mitsubishi tengah menjalankan program Pilih Xpander Pinter Bener. Kegiatan kampanye ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada konsumen dan calon konsumen tentang pentingnya memahami Total Cost of Ownership.

    "Kami ada kegiatan Pilih Xpander Pinter Bener, sebetulnya itu bagaimana kita mengedukasi konsumen bahwa hal penting yang dipertimbangkan untuk konsumen adalah Total Cost of Ownership,"ucap Irwan.

    Baca Juga: Konsumsi BBM Mitsubishi Xpander Jakarta-Lampung, Irit atau Boros

    Tingginya harga Xpander dalam segmen Low MPV memunculkan spekulasi bahwa faktor ini menjadi salah satu penyebab menurunnya tren penjualan Mitsubishi Xpander. Ditambah dengan hadirnya sejumlah pesaing baru seperti All New Livina dengan harga yang lebih murah.

    Merujuk data Wholesales Gaikindo, dari Maret sampai Mei, Mitsubishi Xpander selalu berada di peringkat kedua di bawah Toyota Avanza. Namun tren penurunan terlihat jelas dari Maret menuju April dan Mei. Di mana Xpander yang pada bulan Maret melepas 8.115 unit ke dealer menurun drastis ke angka 5.000-an unit pada bulan April dan Mei.

    Baca: Suzuki Wagon R Works Tampil Model Racing Tak Kalah dari Swift


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.