Awas 3 Modifikasi Ini Bisa Akibatkan Garansi Mobil Hangus

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layanan servis di bengkel Auto2000. Dok Auto2000

    Layanan servis di bengkel Auto2000. Dok Auto2000

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik mobil biasanya melakukan modifikasi untuk menambah keren kendaraannya dan beda dari yang lain. Hanya saja, pemilik kendaraan harus mencermati ada beberapa modifikasi yang bisa mengakibatkan garansi mobil hangus. Apalagi jika modifikasi menyebabkan hal yang tidak diinginkan, bisa rugi dua kali.

    Berikut adalah contoh modifikasi yang bisa membahayakan dan berpotensi menggugurkan garansi mobil khususnya merek Toyota. Dilansir dari laman Auto200 berikut catatan sebelum memodifikasi kendaraan.

    Baca Juga: Penggunaan BBM Tak Sesuai Standar Bisa Hanguskan Garansi Mobil

    1. Instalasi Audio

    Peningkatan audio merupakan salah satu yang paling sering dilakukan. Pemasangan head unit atau penambahan komponen lain seperti speaker paling sering dilakukan dengan alasan meningkatkan sistem hiburan membuat betah di kabin. Namun, pemasangan yang salah, seperti mengambil power yang tidak sesuai atau asal menyambung kabel tanpa memperhitungkan tegangan justru mengakibatkan banyak masalah.

    Mulai dari aki yang cepat tekor hingga korsleting listrik yang bisa berujung pada terbakarnya mobil. Ini banyak terjadi di instalatur amatir atau modifikasi dengan budget seadanya. Sebenarnya tidak dilarang selama pemasangannya baik-baik saja, tapi bahayanya kalau dipasang tidak sesuai. Ada yang main sambung sana-sini atau teknisinya tidak mengerti sistem perkabelan dari mobil tersebut.

    2. Pasang Piggyback

    Kadang beberapa konsumen merasa tidak puas dengan performa mesin standar dari mobilnya juga kerap mengambil jalan pintas. Salah satu alternatifnya adalah dengan memasang perangkat elektronik tambahan berupa chip microcomputer atau biasa disebut piggyback.

    Sistem kerja piggyback yang mengubah pola kerja engine control unit (ECU) akan berdampak cukup besar bagi mesin. Pemasangan pigyback membuat ECU dipaksa berkerja ekstra keras.

    Baca Juga: Misteri Garansi 7 Tahun DFSK Glory 580, Apa Saja yang Dijamin

    Benar bahwa tenaga mobil akan lebih responsif dibandingkan setingan standar pabrikan, tapi efek samping dari penggunaan pigyback itu bisa membuat ECU mobil rusak, bahkan jebol.

    Kalau ECU sudah rusak ini repot sekali sekaligus mahal, dan ketika ditemui kerusakanya akibat pemasangan perangkat tambahan, otomatis garansi mobil Anda langsung hangus.

    3. Menggunakan Pelek Racing

    Untuk mempercantik tampilan luar, beberapa konsumen juga sering menggunakan pelek racing dengan ukuran jauh lebih besar dari standar. Penggunaan pelek besar memberi beban berlebih pada komponen kaki-kaki mobil, baik kemudi maupun peredam kejut.

    Jika terjadi masalah di kaki-kaki akibat penggunaan pelek besar, maka klaim garansi Anda bisa ditolak. Belum lagi aspek lain terkait dengan keselamatan berkendara karena penggunaan pelek besar pasti berpengaruh pada kinerja kaki-kaki mobil.

    Ada baiknya, sebelumnya memodifikasi pelek, konsumen bisa berdiskusi dengan teknisi bengkel resmi. Auto2000 juga menawarkan beberapa perangkat modifikasi dengan standar kualitas Toyota.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.